Mengamati Sarang Burung Paruh-kodok Jawa / Javan Frogmouth! Birding Vlog #1

Hallo pembaca blog ini, yang kebanyakan menurut Google Analytic mengunjungi lewat pencarian di browswer atau  search engine. Kali ini saya mencoba hal baru selain nge-blog, yakni menceritakan perjalanan atau aktivitas pengamatan burung (birdwatching/birding) melalui video. Lebih dikenal dengan vlog.


Mengamati Sarang Paruh kodok jawa


Tepatnya "Birding Vlog".


Video perdana yang saya unggah adalah perjalanan saya bersama teman mengamati sarang dari salah satu burung endemik jawa di salah satu hutan hujan Jawa Timur yang masih bagus.

Burung Paruh-kodok jawa (Batrachostomus javensis) atau Javan Frogmouth.


Kami sangat beruntung bisa berjumpa dengan burung malam ini saat pagi hari dan burung ini sedang merawat anaknya di sarang.

Beberapa waktu lalu, burung jenis Paruh-kodok ini sempat viral di media sosial. Di salah satu platform ada yang mengunggah video burung ini saat siang hari yang direkam hanya menggunakan kamera gawai smartphone.

Yang membuat viral kalau tidak salah adalah judulnya, "Burung mirip kayu..." kurang lebih demikian.


Kembali lagi ke birding vlog, salah satu alasan saya membuat konten seperti ini karena di youtube terlalu banyak konten tentang pemeliharaan, cara menangkap, berburu, menembak khususnya burung.

Saya ingin mencoba memberikan perspektif lain, cara menikmati burung di alam lewat birdwatching atau pengamatan burung, fotografi burung (bird photography) dan kegiatan serupa dengan berupaya tidak menangkap atau bahkan menghilangkan nyawa makhluk berbulu ini.


Dengan kekayaan jenis burung lebih dari 1.700 spesies yang tersebar di Indonesia, pengamatan burung menjadi kegiatan yang mengasyikkan.

Kalau nggak percaya, coba saja. hehe

Oke di bawah ini video perdana saya tentang pengamatan burung, silahkan menyaksikan!







7 Fakta Unik Burung Anis Merah atau Punglor

 INTRO: Pengalaman bertemu Anis merah di Alam.


Tahun 2018 yang lalu, saya bertemu dengan burung Anis merah atau Punglor (nama populer bagi sebagian kalangan) di alam.


Tentu hal ini adalah hal yang menggembirakan, walau burung ini sangat langka karena salah satunya akibat perburuan liar di alam ternyata masih ada populasi kecil di habitatnya.

Pertemuan perdana itu terjadi di sebuah lokasi di Jawa, maaf untuk beberapa hal lokasi persis tidak saya utarakan.


Anis merah di alam
Foto Anis merah / Punglor dari alam

Perjumpaan pertama itu hanya berlangsung sekitar 5 menit saja. Saat itu, saya sedang mengantar tamu untuk memotret burung di hutan, di satu titik saat sedang celingukan mencari burung dari arah bawah atau lantai hutan yang banyak seresah daun terlihat sosok burung berwarna oranye kemerahan dan abu-abu.


Ketika teropong saya arahkan ke sosok tersebut, tanpa perlu berlama-lama saya langung mengenali burung yang kerap terlihat dijual di pasar burung. Anis merah!!!



Segera saya kasih tahu kepada tamu untuk segera memotretnya, sekitar 3 jepretan dan burung pun kabur. Foto yang di dapatkan tidak bagus, tapi mengingat akan perilakunya yang sensitif, kami bersyukur.


Di tahun 2019, kabar menggembirakan datang dari kawan bahwa burung ini sering muncul di dekat rumahnya.


Kebetulan juga saya membawa tamu dengan tujuan yang sama dengan sebelumnya di lokasi kawan saya tersebut.


Benar saja. Sesampainya di lokasi kawan saya tersebut, kami bisa bertemu dengan burung yang dalam bahasa Inggris disebut Orange-headed Thrush bahkan jenis burung Anis lain seperti Anis hutan, Anis sisik, dan Anis siberia. Bahkan, kami bisa memotret (foto di atas) dengan leluasa tanpa mengganggu burung-burung tersebut, di dalam tenda kamuflase yang dibangun oleh kawan saya.

Baca juga: 8 Fakta Menarik Burung Anis sisik atau Anis macan

Nah itu tadi sekelumit kisah atau pengalaman saya bertemu dengan Anis merah di alam, di bawah ini adalah fakta-fakta mengenai si burung yang bisa "mabok" atau "teler" saat bernyayi:



1. Pertama kali dikenal oleh Sains.

Adalah John Latham (1740 - 1801) naturalis berkebangsaan Inggris ini pada tahun 1790 mendeskripsikan dan mengenalkan salah satunya burung Anis merah pada dunia ilmu pengetahuan lewat publikasi berjudul: Index ornithologicus, sive systema ornithologiae; complectens avium divisionem in classes, ordines, genera, species, ipsarumque varietates; adjectis synonymis, locis, descriptionibus, &c. Vols. I-II plus Supplementum indicis ornithologici. 

Nama ilmiah pertama burung ini adalah Turdus citrinus yang berasal dari bahasa latin yang berarti Turdus= Thrush / burung Anis dan citrinus=yellow, citrine / kuning jeruk.

2. Asal spesimen pertama yang dikenalkan pada sains

Latham menyebutkan dalam publikasinya di atas, awetan atau spesimen pertama atau dalam dunia taksonomi disebut Holotipe berasal dari negara India.

3. Memiliki banyak ras atau sub-spesies

Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan terutama taksonomi, saat ini nama ilmiah burung dari keluarga Turdidae ini adalah Geokichla citrina.

Sebanyak 12 ras dikenal dari jenis ini, 3 diantaranya berasal dari kawasan Indonesia antara lain:
  1. Geokichla citrina citrina
  2. Geokichla citrina innotata
  3. Geokichla citrina gibsonhilli
  4. Geokichla citrina aurata (Kalimantan bagian utara)
  5. Geokichla citrina rubecula (Jawa bagian barat)
  6. Geokichla citrina orientis (Jawa bagian timur dan Bali)
  7. Geokichla citrina cyanota
  8. Geokichla citrina andamanensis
  9. Geokichla citrina albogularis
  10. Geokichla citrina melli
  11. Geokichla citrina courtoisi
  12. Geokichla citrina aurimacula
Ras paling baru dikenalkan ke dunia sains adalah gibsonhilli lewat awetan yang berasal dari Myanmar oleh Deignan pada tahun 1950.

4. Burung Anis merah bermigrasi

Beberapa ras atau anak jenis dari spesies ini melakukan perjalanan jauh secara lokal bahkan hingga ke kawasan bio-region lain, seperti  Geokichla citrina citrina yang berasal dari kawasan Himalaya pada musim dingin mereka akan bermigrasi hingga Sri Lanka.

Ras lain seperti innotata dan gibsonhilli yang berasal dari Cina bagian selatan hingga Thailand, saat tidak dalam periode berkembang biak juga melakukan perjalanan jauh salah satunya sampai ke pulau Sumatera.

5. Ciri-ciri burung Anis merah

Berukuran sedang, antara 20-23 cm dengan berat berkisar 47-67 gram.
Di Indonesia burung ini memiliki ciri warna kepala jingga, kepala; tengkuk; dan tubuh bawah jingga terang, tungging putih (ras rubecula), tubuh bagian atas abu-abu kebiruan dengan garis putih di sayap atas. Jantan dan betina secara penampakan terlihat sama. Iris coklat, paruh hitam dan kaki coklat.

6. Hewan yang pemalu

Anis merah biasanya hidup tidak berkelompok, cenderung soliter atau berpasangan saat musim kawin.
Merupakan jenis krepuskular atau aktif pada saat remang-remang di peralihan hari (saat fajar dan senja). Selain itu, seperti pengalaman saya pertama kali burung ini akan pergi begitu mengetahui keberadaan manusia serta mungkin juga karena efek perburuan menambah kesulitan bertemu burung ini di alam.

7. Anis merah bukan endemik Indonesia

Spesies ini bukan merupakan endemik Indonesia, karena ia tersebar luas dari India hingga Myanmar, Cina bagian selatan hingga Indonesia serta seperti disebut di atas beberapa ras Anis merah melakukan migrasi.

Namun jika merujuk kepada 2 ras yang ada di Indonesia, bisa dikatakan Ras atau Sub-spesies Endemik yaitu rubecula (Jawa bagian barat) dan orientis (Jawa bagian timur dan Bali.

Itulah pengalaman saya dan tujuh fakta terkait burung Anis merah. Semoga bermanfaat.
Salam lestari!!!


                      Pengalaman Pertama Kali Gajian dari Shutterstock

                      Akhirnya pecah telur juga alias gajian atau terima pembayaran pertama kali  di Shutterstock.


                      Tidak berniat untuk pamer, sombong dan lain seterusnya tulisan ini murni untuk berbagi pengalaman bagaimana akhirnya saya bisa mendapat bayaran pertama saya di salah satu microstock terbesar bernama Shutterstock.


                      Juga buat kawan-kawan kontributor yang penasaran. Silahkan disimak


                      Pecah telur pertama di Shutterstock

                      Kembali saya bercerita pertama kali mendaftar sebagai kontributor di sekitaran bulan Maret 2019. Lalu saya mengunggah beberapa foto dari smartphone, kamera DSLR.


                      Singkatnya hingga di bulan April 2019, akhirnya ada orang yang mau untuk membeli karya saya.


                      Selanjutnya kawan-kawan bisa baca di link di bawah ini untuk detail ceritanya.

                      1 Bulan Menjadi Kontributor Foto Di Shutterstock


                      Setelah melihat kejadian itu saya mulai semangat untuk browsing untuk baca atau nonton tips dan trik jualan foto atau video di Shutterstock, dan tentunya motret-motret lagi lalu diunggah untuk menambah "barang dagangan".


                      Namun ternyata, semangat saya di awal tersebut seringkali goyah dan membuat saya sangat jarang untuk menambah foto di portfolio.

                      Semangat saja itu kurang jika tidak dipadukan dengan disiplin, konsistensi, rajin, manajemen waktu serta fokus.


                      Saya cukup beruntung dengan artikel yang saya tulis tentang pengalaman menjadi kontributor, karena mendatangkan kontributor baru menggunakan link referral saya dan tentunya lebih rajin dari saya. Hehe


                      Hingga singkat cerita, di awal bulan Desember 2020 earnings saya sudah mendekati jumlah minimal pay out paling rendah yang sudah saya atur di bagian pengaturan (bagi yang belum tahu, silahkan lanjut baca sampai akhir).


                      Melihat hal tersebut saya optimis tahun depan, tepatnya Januari 2021 saya pasti bisa pay out dari Shutterstock alias bayaran.


                      Benar saja, menginjak pertengahan bulan Desember 2020 earnings atau pendapatan, sudah sedikit melewati target bayaran. Artinya, pembayaran dari Shutterstock akan segera dibayarkan bulan selanjutnya, yakni Januari 2021.


                      Selanjutnya, muncul notifikasi untuk mengisi form pajak W-8BEN.

                      Segeralah saya isi, dan tak lama setelah itu formulir pajak saya diterima.


                      Akhirnya di tanggal 31 bulan pertama 2021, earnings saya di dashboard kontributor kembali menjadi $0,00. Meleset dari perkiraan saya, yang biasanya sebelum tanggal di setiap bulannya.


                      Lalu saya cek di bagian Earnings >> Payment history. Terteralah informasi seperti gambar di bawah ini:


                      Informasi Payment history Shutterstock
                      Informasi di menu Payment history saat gajian pertama kali.


                      Dari informasi tersebut, hampir setiap hari saya menengok saldo di akun PayPal saya.

                      Sampai hari ke 6 bulan Februari 2021, saldo akun Paypal saya bertambah dengan keterangan adanya pengiriman pembayaran dari Shutterstock Images C.V. dengan nominal $35,40.


                      Alhamdulillah, setelah melalui waktu sekitar 1 tahun 9 bulan, gajian pertama kali dari Shutterstock saya terima.


                      Bayaran dari Shutterstock lewat PayPal
                      Bayaran dari Shutterstock lewat PayPal


                      Mungkin bagi sebagian orang, nominal di atas itu kecil dan memang saya atur ke batas bawah.

                      Tapi itu sangat berarti sekali bagi saya, dimana rasa penasaran sudah tidak menghantui.


                      Sejauh yang pernah saya alami, bayaran ini merupakan nominal terbesar yang pernah saya dapat dari internet. Serta yang pernah saya tulis di artikel sebelumnya, bahwa mencari uang di internet atau di dunia nyata itu sama-sama membutuhkan kerja keras.

                      2 Cara Mudah Jual Foto Di Shutterstock Lewat Laptop Dan Smartphone Android / IPhone


                      Beberapa hal yang bisa saya bagikan bagi kawan-kawan yang ingin segera bayaran adalah

                      1. Tekun dalam membuat karya dan mengunggahnya
                      2. Pelajari momen atau event, hari besar keagamaan, nasional, internasional yang akan terjadi dan segera diimplementasikan dalam foto, ilustrasi atau video
                      3. Memanfaatkan program referal dari Shutterstock. Dari referral program inilah bayaran pertama ini menyumbang sekitar 85%  dibandingkan dengan penjualan langsung karya saya sendiri. He he


                      Demikian artikel ini, semoga memberi manfaat dan semangat bagi kawan-kawan kontributor shutterstock ataupun yang lainnya.

                      Wassalam.


                      2 Cara Mudah Jual Foto di Internet lewat Shutterstock lewat Laptop dan Smartphone Android / iPhone

                      Di jaman sekarang memotret adalah hal yang sangat mudah untuk dilakukan dengan majunya dan cukup terjangkaunya kamera. Paling tidak kebanyakan orang memiliki smartphone yang dilengkapi dengan kamera.


                      Kemudahan ini membuat kita sering mengabadikan momen apapun dimanapun kapanpun.


                      Tak terkecuali mereka yang memiliki perangkat kamera seperti kamera pocket, prosumer, DSLR dan mirrorless serta lainnya.


                      Foto-foto yang dihasilkan digunakan tergantung kebutuhan pribadi masing-masing. Misalnya, fotografer pernikahan ya kecenderungan digunakan untuk bisnis foto pernikahan.


                      Fotografer amatir atau penghobi fotografi, kebanyakan digunakan untuk kepuasan pribadi, tak sedikit juga menjadi unggahan di sosial media.


                      cara jual foto di shutterstock


                      Ada juga yang hanya disimpan dalam kartu memori, flashdisk, hardisk eksternal juga komputer.


                      Akan sangat sayang jika foto tersebut hanya di-anggurkan saja. Ada baiknya (bagi yang mau) hasil jepretan yang nganggur itu di-uangkan salah satunya lewat Shutterstock.


                      Bagi saya, jual foto di internet mengunggah foto di Shutterstock ini adalah untuk mencari uang tambahan atau tabungan. Kalau menjadi sumber penghasilan utama kok rasanya saya masih belum telaten. Tapi tetap perlahan-lahan saya telateni.


                      Nah, silahkan bagi kawan-kawan jika berminat untuk mencari uang tambahan/tabungan seperti saya atau malah dijadikan sebagai pekerjaan utama, tergantung dari niat dan kerja keras serta doanya.


                      Selanjutnya akan saya jelaskan.

                      Cara Jual Foto di Internet lewat Shutterstock

                      Pertama kali, anda harus mendaftar untuk mendapatkan akun di website yang kita bahas ini.


                      Saya sudah membuat tulisan tentang cara mendaftarnya, bagi yang belum tahu silahkan kunjungi tulisan saya di link berikut:

                      GAMPANG!!! Cara Mendaftar Menjadi Kontributor Shutterstock!

                      Atau jika teman-teman sudah mempelajari bisa langsung daftar lewat link referral saya berikut:

                      DAFTAR SHUTTERSTOCK KONTRIBUTOR


                      Ketika teman-teman sudah memiliki akun, silahkan untuk memulai menjual fotonya dengan cara mengunggah atau upload foto yang akan dijual dengan cara:

                      1. Log in ke contributor.shutterstock.com lewat browser android/IOS atau PC/Laptop
                      2. Setelah masuk di halaman dashboard, langsung klik "Upload Images"
                      3. Pilih foto yang akan diunggah dan tekan OK
                      4. Tunggu beberapa saat hingga proses selesai lalu tekan Next  pada bagian bawah-kanan
                      5. Anda akan masuk pada laman To Submit, lalu centang box di pojok kiri atas salah satu foto yang terunggah dan isikan description (dalam bahasa inggris), category, location, more option (jika konten dewasa), model release (jika di dalam foto terdapat model, merk, atau properti yang diharuskan untuk dilampirkan ijin), serta kata kunci atau keyword.
                      6. Untuk mengisi keyword terdapat alat bantu di bagian atas bernama Keyword Tool untuk membantu teman-teman menemukan keyword yang pas.
                      7. Jika semua sudah terisi tinggal kita tekan Submit dan foto akan masuk ke tahap review (biasanya dalam 2-5 hari kerja atau terkadang bisa dalam waktu kurang dari 30 menit)
                      8. Selanjutnya foto tersebut akan masuk ke bagian reviewed atau sedang dalam proses peninjauan. Hasilnya bisa diterima atau ditolak (dengan sebab-sebab yang diterangkan oleh pihak reviewer).
                      9. Jika berhasil foto akan tayang di portofolio kita  paling lama 21 hari namun biasanya kurang dari satu hari hasil review sudah selesai dan silahkan berdoa agar Tuhan menggerakkan tangan-tangan orang untuk mengunduh/membeli karya kita jika foto sudah diterima.
                      Selain itu ada cara lain lewat aplikasi android dan IOS. Caranya hampir sama dengan atas, agar bisa memandu kawan-kawan yang baru bergabung berikut saya jabarkan:
                      1. Download dan install aplikasi Shutterstock lewat Google Play bagi pengguna android dan AppStore bagi pengguna produk Apple.
                      2. Silahkan daftar terlebih dahulu bagi yang belum atau Log in dengan username dan password bagi yang sudah.
                      3. Setelah masuk di halaman dashboard silahkan pilih ikon panah ke arah atas.
                      4. Lalu pilih ikon plus di bagian kanan atas.
                      5. Pilih foto yang akan diunggah dari Gallery atau memotret lewat Camera.
                      6. Tunggu proses uploading selesai.
                      7. Setelah itu silahkan isi Description foto dalam bahasa Inggris, Kata kunci atau Keywords, Categories, Additional info (Editorial untuk foto yang terdapat unsur wajah atau merk tanpa kita memiliki model release, illustration dan konten dewasa atau mature content.
                      8. Tambahkan model release jika ada.
                      9. Jika sudah silahkan pilih save dibagian pojok kanan atas.
                      10. Foto akan masuk tahap review. dan poin selanjutnya sama dengan poin 8-9 pada pembahasan mengunggah foto lewat browser.

                      Baca juga: 1 Bulan Menjadi Kontributor Foto Di Shutterstock


                      Sebelum menjual foto, sebaiknya dipastikan beberapa hal:
                      1. Aturan pertama adalah ukuran foto minimal 4 MB
                      2. Objek foto harus fokus (kecuali konsep blurry)
                      3. Pencahayaan pas (tidak terlalu gelap atau terlalu terang)
                      4. Tidak ada noise, artifact effect, bitmap dll
                      5. Untuk tujuan komersil pastikan objek foto tidak terdapat wajah manusia, merk kecuali punya model release
                      6. Sebaiknya pelajari minimal dasar-dasar fotografi terlebih dahulu, jika sudah mengusai dasarnya bisa ditingkatkan kualitas hasil foto agar bersaing dengan para fotografer yang juga bergerak di bisnis ini
                      7. Pelajari trend  foto di tiap waktu, hari-hari peringatan nasional dan internasional dan jangan lewatkan momen yang mungkin bisa menjadi viral (selanjutnya mungkin akan kita bahas).
                      Catatan:
                      • Setelah foto ter-upload dan tampil di portofolio kita, tinggal ditunggu ada yang men-download alias membeli atau tidak dalam waktu cepat atau lama setelah foto tersebut tayang. Bisa dijadikan bahan belajar dalam banyak hal misalnya kualitasnya layak jual atau tidak. Sedang trend, dibutuhkan banyak orang atau tidak.
                      • Laku atau tidaknya foto kita bergantung pada pengguna shutterstock, maka dari itu kita harus rajin untuk mempelajari kebutuhan pengguna yang memiliki berbagai macam latar belakang agar peluang mendapatkan uang dari jualan foto semakin besar.
                      • Bagi saya ini bukan easy money atau dapat uang dengan mudah seperti yang (mungkin) orang-orang ceritakan. Bekerja untuk mendapatkan uang di dunia nyata maupun dunia internet sama beratnya. Kerja keras, rajin, disiplin, pintar membaca peluang, kreatif, pantang putus asa dan pengorbanan-pengorbanan lain adalah kunci jika anda ingin mendapatkan hasil dari bisnis microstock ini.
                      Masih banyak yang mungkin bisa saya bahas disini, tapi akan malah melenceng dari tema atau judul utamanya. Jika ada pertanyaan, koreksi, tambahan dari para pembaca mari kita bahas di kolom komentar. Sebisa dan sesuai kemampuan akan saya jawab.


                      Semoga teman-teman semua bisa berhasil atau mendapatkan manfaat terutama manfaat finansial dari menggeluti usaha di bidang microstock ini. Salam sukses, sampai jumpa di tulisan saya selanjutnya dan Wassalam.


                      Contact Form

                      Name

                      Email *

                      Message *