Puyuh gonggong Biasa si Primadona dari Timur Jawa!

Leave a Comment
Akhirnya setelah sekian lama, salah satu burung idaman yang hanya bisa ditemui di pulau Jawa berhasil saya lihat dengan sangat jelas.

Bahkan berhasil mendapatkan foto dan videonya.

Sekitar 39 jenis jumlah burung endemik di Jawa dan satu burung ini sangat spesial.

Dia hanya bisa ditemui di daerah hutan pegunungan Jawa bagian timur, mulai dari Hyang hingga Ijen.

Sebelumnya saya sudah pernah bertemu dengan jenis ini, namun saya malah mlongo saking seneng dan excited melihatnya.


Padahal kamera sudah ditangan.

Waktu perjumpaan yang pertama, saya mencarinya di dalam hutan tanpa pengetahuan dan persiapan yang matang.

Belum tahu kebiasaan, lokasi mencari makan, jarak aman melihat dan lain sebagainya.

White-faced Partridge Grey-breasted Partridge Arborophila orientalis
3 dari 7 ekor Puyuh-gonggong biasa yang berhasil saya dokumentasikan. Dok. Pribadi.

Beberapa hari yang lalu saya coba mengulangi kembali kesempatan saya untuk memotretnya lagi.

Kali ini kondisinya berbeda.

Walau masih dimusim penghujan, kami tetap berangkat.

Ada teman yang fokus membuat tenda kamuflase untuk mendokumentasikan spesies ini dan kondisinya sudah sangat aman bagi burung maupun manusianya.

Tenda ini ditujukan untuk menarik wisatawan pengamat burung dari luar negri pada khususnya jika ingin melihat burung ini yang tidak bisa dijumpai di negara manapun kecuali di Jawa Timur, Indonesia.

Tentang Puyuh-gonggong Biasa

Seperti judul artikel ini, Puyuh-gonggong Biasa adalah nama si primadona ini.

Dalam bahasa inggris burung ini dikenal dengan White-faced Partridge, Grey-breasted Partridge, Grey-breasted Hill-partridge, dan Horsfield's Hill-partridge.

Merujuk pada warna bulu pada muka berwarna putih dan dada abu-abu yang menjadi penciri utamanya.

Memiliki nama ilmiah Arborophila orientalis yang berasal dari bahasa latin yaitu Arboris: tree / pohon, Philos: lover / pecinta, dan Orientalis: east / timur.

Secara serampangan adalah burung pecinta pohon dari timur.

Nama ilmiah yang tersemat cocok dengan kebiasaannya yang suka mengais-ngais pohon tumbang, seresah daun, dan tanah untuk mencari makan serta hanya bisa dijumpai di bagian timur Jawa.

Dahulu kala, Puyuh-gonggong ini bersama 3 lainnya dianggap ras atau sub-spesies dari Grey-breasted Hill-partridge Arborophila orientalis (selanjutnya disingkat A.o.).

Total 4 ras antara lain:
  1. A. o. campbelli (Robinson, 1904) - pegunungan di semenajung Malaysia.
  2. A. o. rolli (Rothschild, 1909) - pegunungan Batak, Sumatera bagian utara.
  3. A. o. sumatrana (Ogilvie Grant, 1891) - pegunungan di Sumatera bagain tengah.
  4. A. o. orientalis (Horsfield, 1821) - pegunungan di Jawa bagian timur.
Lalu di bulan September 2014 keempat anak jenis tersebut dipisah menjadi 4 full-species.

Penyebab 4 ras tersebut dipisahkan adalah perbedaan morfologi pada corak bulu wajah-tengorokan-dada-perut serta penyebaran lokasinya.

Ohya, siapa sih nama dan arti tahun yang ada di dalam kurung setelah nama ilmiah?

Robinson, Rothschild, Ogilvie Grant, dan Horsfield adalah nama pendeskripsi dari masing-masing  jenis atau anak-jenis ke dalam sebuah jurnal ilmiah yang diterbitkan untuk menyatakan penemuan pertama di dunia.

Sebagai catatan, bukan berarti pendeskripsi tersebut yang pertama kali menemukannya di alam. Tapi bisa saja mereka mendeskripsikan awetan yang dikirim ke museum atau membeli dari pedagang awetan hewan.

Tahun di belakang nama mereka adalah tahun diterbitkannya jurnal ilmiah terkait.

Dari keempat ras yang sekarang sudah terpisah, nomor empat adalah yang tertua atau pertama kali ditemukan dan dideskripsikan ke hadapan dunia.

Deskripsi dan Morfologi Puyuh-gonggong Biasa

Dari pengamatan terlihat berukuran sedang (28 cm) bentuk tubuh bulat, paruh pendek berwarna hitam, kaki pendek warna merah dan ekor pendek warna hitam.

Detail warna bulu: di bagian kepala mahkota hingga tengkuk kehitaman, lalu muka, alis, pipi hingga tenggorokan berwarna putih.

Garis kehitaman dari pangkal paruh lalu melebar di sekitar mata hingga sisi leher.

Puyuh Gonggong Biasa White-faced Partridge Grey-breasted Partridge
Puyuh-gonggong Biasa dewasa atau White-face Partridge Arborophila orientalis. Dok. Pribadi.

Bulu dada berwarna abu-abu kecoklatan berbintik gelap, sisi perut pola garis hitam-putih selang-seling dipinggir sisi perut berwarna coklat atau merah karat.

Penutup ekor bagian atas putih dengan pangkal warna hitam hingga ujung ekor.

Bulu tubuh bagian atas berwarna coklat kusam kehitaman, pinggir sayap dalam berwarna coklat karat lalu berganti di tengah dengan abu-abu gelap hingga pangkal sayap.

Jenis monotypic atau bisa dikatakan tidak ada perbedaan yang jelas / kontras antara jantan dengan betinanya.

Tapi teman saya memberi tahu bahwa dalam satu rombongan (6-12 ekor) ada satu yang berbeda dan ia yakini sebagai jantan.

Cirinya adalah dibagian kepala, warna bulu hitam lebih banyak.

Menurut literatur, betina memiliki warna bulu kepala hitam yang lebih kusam dengan ukuran tubuh lebih kecil dan warna kaki serta kulit sekitar mata lebih pucat.

Kebetulan kami tidak bertemu anakan atau remaja burung ini, namun ada sumber mengatakan bahwa burung remaja memiliki garis-garis panjang pucat, di tubuh bagian bawah lebih kecoklat-karatan dengan garis batas pada dada.

Suara Puyuh-gonggong Biasa

Penamaan dalam bahasa Indonesia mengacu pada suaranya yang seolah-olah menggonggong.

Saat di hutan, suara yang paling terdengar adalah seri "kuk-kuk" yang diulang mulai dengan volume rendah lalu semakin tinggi hingga akhir, berdurasi sekitar 20-30 detik.

Ketika satu ekor bersuara biasanya akan disahut oleh lainnya dan akan menjadi duet yang riuh di heningnya hutan.

Suara sahutannya kurang lebih seperti seri "wee-huu" yang berulang-ulang.

Variasi lainnya, adalah serangkaian peluit gemetar yang merdu "whrrreuw" kadang-kadang dinyanyikan sebelum dimulainya duet.

Kalau tidak seksama, suara mirip dengan Puyuh-gonggong Jawa Arborophila javanica yang sam-sama menghuni pulau Jawa.

Status konservasinya menurut IUCN-redlist dikatakan burung yang vulnerable (VU) atau rentan terancam punah.

Diperkirakan hanya ada sekitar 10.000 - 19.999 individu dewasa di alam liar.

Tren populasi yang diketahui saat ini mengenai jenis ini terus menurun akibat tekanan perburuan liar dan alih fungsi lahan habitatnya.

Sedang informasi terkait perkembang biakkannya masih belum banyak diketahui.

Hal ini masih membuka kesempatan untuk terus melakukan riset atau penelitian agar ada pengetahuan baru untuk mendukung kebijakan dalam pelestarian burung spesial ini di alam liar.

Akhirnya...

Hingga sore jam 16.30 WIB kami sudahi pengamatan hari itu, berkemas dan pulang dengan riang gembira.

Semoga Puyuh-gonggong Biasa si Primadona dari Timur Jawa ini dapat hidup lestari dan tidak punah di alam liar.

Sumber:
https://www.hbw.com/
https://www.iucnredlist.org/

Pengalaman Mendapat e-mail Good News! Your Site Is Now Ready To Show Adsense Ads

Leave a Comment
Saya mulai blog ini di bulan Mei 2010.

Awalnya karena saya ikut klub pengamatan burung di kampus, dimana para anggotanya sering bertukar cerita lewat blog.

Melihat keasyikan dan kemesraan tersebut, memicu saya untuk membuat blog ini.

Beberapa saat kemudian, bertemu dengan adik tingkat yang kebetulan suka nge-blog.

Dari hasil obrolan dengannya, ternyata dia sudah menjadi publisher untuk Google Adsense pada tahun 2010.

Nah, mulai saat itulah saya semakin tertarik untuk nge-blog.

Namun kenyataan berkata lain.

Ide-ide tulisan salah satunya dari cerita lapangan hasil pengamatan burung sebenarnya banyak sekali. Tapi melawan rasa malas adalah persoalan tersendiri.

Hingga akhirnya di tahun 2015, saat saya lulus kuliah dan lakon hidup harus berganti.

Saya harus hidup mandiri. Alhamdulillah mendapat pekerjaan dengan sistem kontrak jangka menengah (1-3 bulan) pada tahun 2015 dan sejak 2016 hingga sekarang, pemandu pengamatan burung adalah pekerjaan tetap saya.

Di tahun 2016, saya tengok lagi blog ini. Lalu teringat dengan pembicaraan dengan adik tingkat.

Lalu blog ini coba saya ganti template-nya dan mulai menambah tulisan atau artikel.

Tak lupa saya daftarkan ke Google Search Console/Webmaster, Google Analytic dan Bing.

Setelah itu, saya beranikan diri untuk daftar ke Google Adsense.

Proses pengajuan awal hingga review tahap pertama, tidak begitu mendapat hambatan. Alias saya lolos review tahap pertama.

Dimana dalam rentang waktu satu tahun (2016-2017) iklan sudah tayang di blog ini.

Hingga saya melakukan kesalahan, yakni mengutak-atik template ini. Berakibat e-mail penolakan dan iklan tidak tayang lagi.

Apakah domain blogspot.com diterima adsense?

Awalnya sedikit putus asa, dan saya akui untuk meminta akun di Google Adsense sangat susah. Dimana domain masih gratisan, sementara banyak yang menyarankan untuk ganti ke Top Level Domain seperti .com, .org, .id, .xyz dst.

Semangat saya muncul lagi setelah tak henti-hentinya googling.

Masih banyak domain gratisan seperti namadomain.blogspot.com yang dihiasi iklan dari Adsense.

Selama tahun 2018 saya coba lagi untuk membenahi blog, menambah artikel, membaca lagi tips dan trik dari blogger lain yang sudah diterima sepenuhnya.

Hingga akhirnya pada 11 Maret 2019 ini saya mendapat e-mail berikut:

Good News! Your site is now ready to show Adsense ads.
E-mail dari Google Adsense tentang kesiapan blog ini menampilkan iklan. Dok. Pribadi

Pada intinya, blog ini yang masih berdomain blogspot.com sudah siap / bisa menampilkan iklan dari Adsense. Alias terbukti bisa diterima Google Adsense.

Sebelum mendapat pemberitahuan tersebut, hal-hal yang saya lakukan antara lain (sesuai ingatan he..he..):
  1. Memperbaiki lay-out template dan navigasi blog.
  2. Mengubah ke HTTPS.
  3. Mendaftarkan ulang ke Google Search Console / Webmaster dan Bing.
  4. Fetch as Google / URL inspection dan Fetch as Bing tiap artikel dan laman.
  5. Mendaftakan site yang sudah HTTPS ke Adsense tanggal 10 Maret 2019.
  6. Menambah artikel hingga total ada 28 buah.
  7. Setiap ada tulisan baru saya bagikan ke fan-page dan Google Plus (sebelum hilang per April 2019).
  8. Lalu lintas kunjungan harian rata-rata 138 kunjungan (UV) dalam seminggu via Google Analytic.
Walaupun sudah mendapat e-mail tersebut, bukan berarti sudah mendapat persetujuan penuh dari Adsense.

Mungkin bisa saya simpulkan, e-mail tersebut adalah pengumuman lolos tahap review pertama Google Adsense.

Karena saya belum mendapat PIN Verifikasi yang akan tiba jika pendapatan sudah di angka $10 atau sekitar Rp. 130.000,-.

Atau kawan-kawan yang kebetulan membaca artikel ini dan ada pengalaman dengan Adsense mungkin bisa berkomentar di bawah.

Demikian cerita pengalaman saya  mendapat e-mail "Good News! Your Site Is Now Ready To Show Adsense Ads."

Semoga bermanfaat dan Terima kasih.

Penukaran Mata Uang Asing di Bank BCA KCP Kota Batu

4 comments
Kota Batu merupakan salah satu icon wisata di Jawa Timur.

Berbagai lokasi wisata di kota Batu semakin ramai dikunjungi wisatawan baik lokal maupun interlokal, alias turis manca negara.

Mengamini julukan KWB atau kota wisata Batu, sampai saat ini banyak bermunculan wahana atau tempat wisata baru.

Entah itu spot foto selfie di sekitar air terjun, hutan lalu ada juga tempat nongkrong yang instagramable dan lain sebagainya.

Hal ini tentu juga berimbas baik kepada perusahan atau agen perjalanan wisata dengan meningkatnya kunjungan wisatawan yang memakai jasa mereka.

Di tahun 2016 Jatimpark Group meluncurkan money changer atau penukaran uang asing baru. Tujuannya jelas untuk memudahkan bule yang kehabisan rupiah atau belum sempat menukarkan mata uangnya ke rupiah.

Serta para guide atau pemandu yang dapat gaji dan tip masih berbentuk dollar atau mata uang lain, bisa langsung menukarkan pendapatannya setelah mengantar tamu di Jatimpark Group.

Selanjutnya bisa baca disini.

Pengalaman Menukar Mata Uang Asing di Kota Batu

Selain di tempat tersebut, ada satu lokasi yang pernah saya pakai jasa penukaran mata uang asingnya.

Salah satu lokasi tersebut pernah saya kunjungi sebanyak dua kali untuk menukar dollar hasil gajian dari memandu pengamatan burung.

Sebelum itu saya riset alakadarnya terlebih dahulu, namun sangsi dengan hasil pencarian di Google Search dan Google Maps.

Hasil yang muncul antara lain: Western Union dan Express Money yang tidak ada ulasannnya, hanya informasi alamat. Sedangkan ketika titik lokasi saya lihat di Google Streetview, tidak ada penampakan tanda / plang toko sesuai hasil pencarian di atas.

Kebanyakan hasil pencarian lainnya mengarah ke kota Malang yang jauhnya sekitar 15 Km.

Akirnya saya memutuskan untuk memilih kantor cabang Bank BCA Kantor Cabang Pembantu (KCP) kota Batu karena lokasinya yang cukup dekat dengan tempat saya singgah.

Lokasinya berada 300 meter ke arah barat dari alun-alun kota Batu, persis di pojok barat daya atau setelah perempatan lampu merah di kiri/selatan jalan. Dekat dengan Klenteng Kwan Im Tong.

Berikut petanya untuk membantu pencarian anda:
 


Beralamatkan di Jl. Panglima Sudirman No.1/5, Ngaglik, kecamatan Batu, kota Batu, Jawa Timur Kode Pos: 65311.

Jam bukanya sama dengan bank-bank lain yaitu Senin-Jumat mulai dari jam 08.00 hingga 15.00 WIB, hari Sabtu dan Minggu tutup.
Untuk cek harga penukaran uang asingnya atau nilai kurs-nya bisa di cek disini.

Syarat penukaran uang asing di bank BCA

Sesuai dengan pengalaman saya, syaratnya ada dua yaitu:
  1. KTP atau kartu identitas resmi lain.
  2. Uang asing yang akan ditukar.
Nah, ini foto bukti penukaran dollar yang sudah saya lakukan.
Bukti penukaran mata uang asing di Bank BCA KCP kota Batu, Januari 2019. Dok. Pribadi.
Bukti penukaran mata uang asing di Bank BCA KCP kota Batu, Januari 2019. Dok. Pribadi.

Pada tanggal 25 Januari 2019 harga pembelian dollar Amerika di bank BCA adalah Rp. 13.990,- dan saya mendapatkan harga tersebut untuk pecahan USD 100. Dan untuk pecahan lebih kecil (USD 10 & 5) dapat di angka Rp. 13.940,-.

Hal ini wajar berlaku di setiap tempat penukaran mata uang asing dimanapun.

Jadi menurut saya, apa yang diinfokan di web resmi mereka sama dengan apa yang dilakukan di lapangan.

Demikian pengalaman menukar mata uang asing di bank BCA KCP kota Batu, semoga anda yang bingung mencari lokasi money changer di kota Batu, bisa mencoba cara yang saya lakukan. Atau jika dari pembaca sekalian punya info lokasi lain di sekitar kota Batu, boleh dibagikan lewat komen di bawah.

Semoga bermanfaat dan Terima kasih.

1 Cara Mudah Cek Jadwal Kapal Pesiar yang Berlabuh di Indonesia

Leave a Comment
Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa negara kita, Indonesia merupakan negara maritim atau negara yang dalam kawasan laut yang sangat luas.

Mulai dari pulau Sumatera hingga pulau Papua, setiap pulaunya dihubungkan dengan selat dan laut.

Dari 17.000an pulau baik yang berpenghuni maupun tidak menyimpan berjuta pesona.

Mulai dari keanekaragaman alam, budaya, adat istiadat, kuliner dan lain sebagainya yang masyur dikenal ke penjuru dunia.

Membuat banyak turis manca negara datang berwisata ke Indonesia menggunakan berbagai macam transportasi.

Salah satunya menggunakan kapal pesiar atau cruise ship.

Kapal pesiar yang sedang mengarungi samudera.
Kapal pesiar yang sedang mengarungi samudera. source: pixabay.com

Oke cukup basa-basinya.

Kali ini saya ingin berbagi mengenai cara cek jadwal kapal pesiar yang singgah atau berlabuh ke berbagai pelabuhan di Indonesia.

Mungkin akan sangat berguna bagi pelaku wisata untuk menawarkan atau menginformasikan paket perjalanan dengan target pasar orang-orang asing.

Saya pernah mendapat clients dari kapal pesiar, sobat bisa baca lewat link di bawah ini.

Baca juga: 

Cara Cek Jadwal Kapal Pesiar

Pertama kali yang dilakukan adalah membuka situs cruisemapper 

Di landing page website tersebut sobat akan melihat di tab kiri jenis-jenis kapal pesiar. Lalu ada peta dunia berisi berbagai macam pelabuhan yang ada serta jalur kapal pesiar yang dilewati.

Di bagian atas terdapat berbagai menu yang sobat bisa pelajari lebih lanjut.

Baiklah langsung saja.

Ada dua cara untuk mencari tahu jadwal kapal pesiar.

Cara yang pertama

  1. Silahkan zoom-in atau perbesar peta ke area atau kota yang diinginkan (misal: Surabaya).
  2. Ketuk tanda jangkar selanjutnya di tab sebelah kiri akan muncul informasi mengenai pelabuhan yang dipilih.
  3. Cari dan ketuk schedule.
  4. Di bagian schedule ini akan tersedia jadwal kapal pesiar yang akan berlabuh tiap bulannya, tinggal anda cari dan sesuaikan dengan informasi yang ingin di dapatkan. 

Cara yang kedua

  1. Kembali ke laman awal, di dalam peta terdapat search box atau kotak pencarin.
  2. Ketikkan nama pelabuhan atau nama kota tempat pelabuhan yang dituju.
  3. Langkah selanjutnya adalah sama dengan langkah ke-3 dan 4 dari cara yang pertama.

Cara yang ketiga

  1. Kembali ke laman awal, di menu bagian atas silahkan cari 'Finder'
  2. Setelah itu, silahkan isi di kotak-kotak filter yang terpenting menurut saya: 'Destinations' dan 'Preferable Port of Call / Country'. Bisa juga sesuai dengan kebutuhan anda.

    Cek jadwal kapal pesiar
  3. Setelah diisi, lalu klik 'Find Cruises' di kotak hijau bagian bawah.
  4. Jika berhasil akan muncul halaman yang berisi tanggal keberangkatan, nama kapal pesiar, jadwal pesiar, dan harga.
  5. Klik salah satu jadwal kapal pesiar di kolom 'Itinerary' lalu akan tertera detail jadwal, titik awal, berbagai pelabuhan yang disinggahi, titik akhir dan peta jalur yang dilewati.

    jadwal kapal pesiar indonesia




Informasi pelabuhan, nama kapal pesiar, waktu tiba dan pergi disediakan cukup lengkap.

Selain jadwal, di situs ini kita bisa mengetahui berbagai macam info terkait berita, jenis-jenis kapal, nama-nama kapal, berita kecelakaan, mencari trip atau paket perjalanan kapal pesiar dst.

Dengan cara ini ada bisa mengetahui misalnya jadwal kapal pesiar sandar di Surabaya tahun 2019 atau kota lainnya.

Menariknya lagi situs ini sudah mempersiapkan jadwal hingga tahun 2021 dan pastinya akan terus diperbarui kedepannya.

Demikian posting-an saya kali ini, semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk dibagikan. Terima kasih dan Salam!


Berkunjung ke Sentono Gentong Pacitan Sebelum Viral!

Leave a Comment
Tahukah saudara sekalian bentuk atau rupa dari Sentono Gentong, Pacitan sebelum ramai atau dibangun?

Dari beberapa orang Pacitan sendiri pasti ada yang pernah kesana sebelum di bangun dan di make-up seperti sekarang.

Apa itu Sentono Gentong?

Sentono Gentong adalah objek atau tempat wisata baru di sekitar kabupaten Pacitan.

Tempat ini berupa tebing karang yang bisa melihat dari atas panorama kecamatan Pacitan.
Sentono Gentong Pacitan
Panorama kecamatan Pacitan dari Sentono GentongAdd caption

Mengutip dari bangsaonline.com Sentono Gentong adalah tempat ditancapkannya paku bumi oleh ulama dari Kalingga Selatan (India) yang berlabuh dan mendarat di pesisir selatan Pacitan atau dahulu disebut dengan Wengker Kidul. Kelanjutannya bisa anda baca disini.

Dimana letak Sentono Gentong?

Tepatnya beralamat di dusun Beji, desa Dadapan, kecamatan Pringkuku, kabupaten Pacitan, Jawa Timur kodepos: 63552 Indonesia.

Berikut ini letak atau poin lokasi Sentono Gentong di Google Maps:



Berapa jarak dan waktu tempuh untuk menuju Sentono Gentong dari Pacitan?

Kalau ditarik garis lurus, jarak dari pusat kota Pacitan katakanlah Alun-alun Pacitan ke Sentono Gentong ialah sekitar 4,7 Km.

Jika via navigasi mengemudinya Google Maps adalah sekitar 12 Km dengan jarak tempuh sekitar 30 menit.

Rute atau Jalur Menuju Sentono Gentong

Jadi jika anda dari pusat kota Pacitan, silahkan anda menuju arah barat melewati jalan Nasional III hingga perempatan Bapangan. Selanjutnya belok ke arah kiri (selatan) lewat jalan Letjen R. Suprapto terus hingga perempatan Cuik lalu belok ke kanan (barat) melewati jalan WR. Supratman.

Selanjutnya anda akan melewati makam Kucur hingga stadion Pacitan, setelah jembatan anda akan memasuki jalan Tumpak Rinjing.

Ikuti terus jalan menanjak anda akan melewati Monumen Palagan Tumpak Rinjing disisi selatan jalan. Ikuti jalan utama ini sejauh 2,6 Km anda akan bertemu dengan gang kecil sesuai gambar di bawah ini:

Rute menuju sentono gentong pacitan
Gang kecil untuk masuk menuju Sentono Gentong. sumber: Google Maps

Ikuti gang kecil yang saya tandai dengan warna merah sekitar 800 meter, di ujung nanti anda akan tiba di lokasi wisata ini.

Bagi anda yang memiliki aplikasi Google Maps di gawai pintar, silahkan klik link ini untuk melihat jalur menuju Sentono Gentong via Google Maps (titik pemberangkatan saya atur di alun-alun kabupaten Pacitan).

 
Sebenarnya saya belum pernah kesana sih setelah ramai di media sosial tepat setelah lebaran 2018 kemarin.

Pas mudik tahun 2015 ke Pacitan saya selalu sempatkan pergi ke tempat-tempat menarik yang belum pernah saya kunjungi di sekitar kampung halamanku.

Kebetulan ada kawan yang mengundang bakar-bakar ikan di pertapaannya yang berada di Mandi Angin.

Beliau beli tanah terus di tengahnya dibangun sebuah Pendopo dan 2 gubuk santai. Disini kami bisa memandang ke bawah kecamatan Pacitan dan pantai Teleng Ria di arah selatan.

Amboy nian! Makan ikan laut bakar sembari memandang pemandangan Pacitan dari Mandi Angin.
Oh ya, tentu disini anginnya semilir membelai sesuai nama yang diberikan.

Pasang hammock terus bobok siang.

Seusainya saya diajak melihat sebuah tempat tak jauh dari Mandi Angin.

Kami harus jalan kaki mengikuti jalan setapak, menyusuri tebing, menembus semak-semak dan ladang milik penduduk setempat.

Setibanya dilokasi, terlihat batu karang di ujung jurang atau tebing.

Di tempat ini, pemandangannya pun tak kalah dari Mandi Angin, bedanya tempat ini lebih menjorok maju ke arah timur dan tebingnya lebih curam.

Jepret-jepret dan inilah Sentono Gentong sebelum dibangun atau ramai di media sosial.

Batu karang yang saya injak di Sentono Gentong dan panorama kecamatan Pacitan.
Batu karang yang saya injak di Sentono Gentong dan panorama kecamatan Pacitan.
Tebing di arah selatan dari Sentono Gentong berujung di Samudera Hindia.
Tebing di arah selatan dari Sentono Gentong berujung di Samudera Hindia.
Jalan setapak dikelilingi semak yang dulu saya lewati untuk menuju Sentono Gentong.
Jalan setapak dikelilingi semak yang dulu saya lewati untuk menuju Sentono Gentong.

Sekian tulisan kali ini, semoga bermanfaat. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tulis di kolom komentar di bawah. Terima kasih.

Contact Form

Name

Email *

Message *