10 Fakta Menarik tentang Bekantan si Monyet Hidung Besar!

3 comments
Di bulan April 2019 kemarin saya mendapat kesempatan mengikuti boat trip di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.

Ini adalah kunjungan kedua saya ke pulau terbesar ketiga di dunia setelah tahun 2010 silam.

Oh ya, boat trip di Tanjung Puting sangat khas menggunakan kapal kelotok sebutan khas masyarakat di sekitar Pangkalan Bun.

Perbedaan kelotok dengan yang lain adalah kapal ini menggunakan mesin truk (pada umumnya) yang sudah di edit untuk bisa menjalankan kapal di sungai.

Selama 3 hari 2 malam, saya menginap di hotel yang sudah dipindah di kapal kelotok tersebut.

Tujuan utama wisata di Tanjung Puting adalah menyusuri sungai Sekonyer untuk melihat Orang Utan Kalimantan, kera dan monyet serta keanekaragaman hayatinya yang sebagian besar hanya dijumpai di pulau Kalimantan.

Untuk kali ini saya akan bercerita mengenai fakta-fakta terkait salah satu monyet paling eyecatching dan melimpah disana yaitu Bekantan.

Bekantan Jantan Tanjung Puting
Close up Bekantan Jantan dari samping di pepohonan TN Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.

1. Ciri-ciri Bekantan

Bekantan in english adalah Proboscis Monkey.
Yup, dia adalah monyet bukan kera. Sangat mudah diketahui cirinya yang memiliki ekor panjang, sedang kera tidak.

Ciri-ciri bekantan adalah warna rambut tubuhnya cukup beragam mulai dari oranye cerah, coklat kemerahan, coklat kekuningan atau merah bata di bagian punggung (dorsal). Warna rambut di bagian dada hingga perut (ventral) antara lain abu-abu muda, kekuningan, atau keabu-abuan hingga oranye muda.
Dewasa memiliki wajah berwarna oranye-merah muda. Spesies ini memiliki area besar dari kulit kasar dan keras di kedua sisi pangkal ekor di pantat. kedua jenis kelamin terlihat hamil selamanya, karena perutnya terlalu besar dan menonjol.

Ciri untuk membedakan jantan dan betina sebagai berikut:
  • Jantan; panjang kepala hingga ekor sekitar 73-76 cm dengan berat tubuh sekitar 20 Kg, hidung besar dan panjang bisa menggantung di bawah mulutnya (bisa mencapai 10-18 cm). Penis berwarna merah dengan scrotum berwarna hitam. Di bagian tengkuk berwarna coklat gelap.
  • Betina; panjang kepala hingga ekor sekitar 61-64 cm dengan berat tubuh setengah dari jantan atau sekitar 10 Kg. Hidungnya untuk golongan primata berukuran besar namun jauh lebih kecil dibanding jantannya.

Dewasa Bekantan betina bersama anaknya.
Dewasa Bekantan betina bersama anaknya.

2. Nama lain

Selain nama Proboscis monkey, ada julukan lain yaitu Long-nosed monkey. Di Indonesia paling tidak ada dua sebutan lain yakni Bangkatan dan Monyet Belanda.

3. Endemik Kalimantan

Hanya bisa ditemukan atau hidup secara liar di pulau Kalimantan di tiga negara Brunai Darussalam, Malaysis dan Indonesia.

Habitatnya biasanya di dekat air, sungai dan lahan basah berupa hutan bakau, rawa, dan hutan pantai serta mudah dijumpai dipinggiran air atau sungai tempat ia mencari makan. Tidak ditemukan di atas ketinggian 200 mdpl dan jarang ditemui lebih dari 1 Km dari badan air.

Lha di kebun binatang ada bro?
Buset, tempat tinggal aslinya bro, itu mah pindahan alias transmigrasi.

4. Pendeskripsi Bekantan

Dikenalkan atau dideskripsikan pada dunia sains atau ilmu pengetahuan pada tahun 1787 oleh seorang botanis berkebangsaan Jerman dengan nama Friedrich von Wurmb.

Hebat ya, ahli tanaman tapi malah mengenalkan pada dunia tentang monyet berhidung ekstra mancung ini.

5. Arti Kata Ilmiah

Beliau menyematkan nama ilmiah Nasalis larvatus yang berarti dalam bahasa Indonesia (versi saya) adalah monyet yang bertopengkan hidung.
Atau silahkan artikan sendiri guys. Begini:

Nasalis: "a small muscle on each side of the nose that constricts the nasal aperture by the action of a triangular transverse portion which draws the lateral part of the aperture upward and a quadrangular alar portion which draws it downward "

larvatus: "masked".

6. Primata yang Pandai Berenang

Tidak seperti Orang Utan, walau hidupnya banyak dihabiskan diatas pohon (arboreal) dibandingkan didarat (terestrial) Bekantan pandai berenang di air untuk menyeberang dari tepian satu ke lainnya hingga 20 meter. Hal ini didukung dengan adanya selaput pada beberapa jari kaki mereka.

Lebih pandainya lagi, mereka memanfaatkan kapal kelotok yang berhenti untuk melompat ke sungai karena mereka tahu jika ada kapal kelotok lewat atau berhenti maka tidak ada buaya yang menunggu mereka di air atau sungai.

7. Misteri dibalik Hidung Panjang Bekantan.


Hidung yang besar dan panjang adalah tanda Bekantan jantan dan akan membesar seiring bertambahnya umur mereka.
Lalu jika ada yang paling besar diantara satu kelompok, itu menandakan dia adalah pemimpin kelompok tersebut atau biasa disebut dengan Alpha Male.

Mengutip phys.org selain tanda kepemimpinan hidung besar Bekantan memiliki fungsi lain seperti menarik lawan jenis. Ada kecenderungan hubungan ukuran hidung Bekantan jantan dengan jumlah pasangan betinanya atau harem.

Hidung besar dan panjang Bekantan jantan juga berpengaruh pada besar kecil resonansi suara yang dihasilkan serta kualitas pejantannya.

Selengkapnya silahkan baca disini.

8. Makanan Bekantan

Makanan Bekantan
Bekantan betina sedang makan buah yang ada di hutan Tanjung Puting.



Monyet ini dikategorikan sebagai folivore / frugivore (cenderung memakan daun dan buah) dengan persentase buah buahan (40.33%), dan bunga (2.97%) sebagai tambahan daun-daunan (51.94%), serangga dan kulit kayu (<1%) lalu yang tidak diketahui (4.68%).

Uniknya, Bekantan bisa makan malam sebanyak dua kali dalam semalam. Kok bisa?
Jadi ia adalah satu satunya primata yang mengunyah makanan lalu dimuntahkan untuk dimakan kembali.

Detailnya bisa ikuti link di https://www.newscientist.com/

9. Predator Bekantan

Sinyulong (False gharial) merupakan predator alami dari Bekantan. Saudara buaya ini akan memangsa Bekantan dewasa maupun anakan yang sedang di tanjuk bawah pepohonan atau berenang serta terjatuh ke sungai dari pohon tidur atau pohon makannya.

10. Monyet yang Terancam Punah

Menurut IUCN Red List, populasi Bekantan yang ada di Indonesia diperkirakan kurang dari 1.000 individu dewasa dan terus menurun akibat salah satunya kerusakan habitat aslinya.

So, jadi itu 10 fakta menarik tentang Bekantan si monyet hidung besar. Mari kita jaga kelestarian hidup mereka agar tidak punah dan anak cucu kita bisa melihat hewan unik dari pulau Kalimantan ini.

Semoga bermanfaat, Wassalam!

Review Surveyon, Survey Berbayar Online Dapat Dollar Paypal

2 comments
Memiliki pekerjaan tetap dengan penghasilan stabil yang cukup memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari adalah dambaan semua orang, terlebih lagi ketika ada sebagian uang yang bisa ditabung, investasi, atau liburan.

Namun juga masih ada yang berjuang untuk mendapatkan hal tersebut, contohnya saya.

Apapun dilakukan untuk mendapatkan penghasilan tambahan untuk keluarga, dengan catatan dilakukan dengan yang baik, benar dan halal.

survey berbayar
Survey online surveyon berbayar dollar paypal.

Selain mencoba menjadi kontributor Shutterstock, hal lain yang saya coba setelah mencari-cari di kerja paruh waktu di internet adalah survey online berbayar yang mempertemukan saya dengan berbagai situs dan platform.

Setelah membaca review dari macam-macam sumber, alhasil sampailah saya pada Surveyon.

Dan saat inilah saatnya saya akan bahas untuk memberikan gambaran kepada kawan-kawan yang mau bergabung kesana.

Apa itu Surveyon?

Surveyon merupakan perusahaan atau website penyedia online survey yang berpusat di Tokyo, Jepang. Perusahaan ini menyebarkan pertanyaan kepada masyarakat luas guna mendapatkan data atau respon yang diinginkan mitra untuk mengembangkan produknya.

Tema pertanyaannya cukup beragam mulai dari gadget, internet, liburan, bisnis, kebutuhan rumah tangga dan lain-lain.

Seperti yang ada di situs mereka sudah lebih dari 2 juta orang bergabung dan telah membayar penggunanya hingga $500.000,- per bulannya.

Bagaimana kita mendapatkan uang dari Surveyon?

Cara mendapatkan uang (dollar) lewat survey online ini yakni dengan mengumpulkan poin dari pertanyaan yang diberikan.

Umumnya di setiap sesi survey, poin yang didapat berkisar dari 50 sampai dengan 10.000.
Selain itu ada menu Quickpool, dimana pengguna bisa membuat dan menjawab survey atau pertanyaan antar pengguna.

Jika poin kita sudah terkumpul sebanyak 20.000, kita bisa menukarkan hadiah sebesar $2. Tapi selain itu ada hadiah pulsa dengan minimum poin adalah 10.000 senilai pulsa seluler Rp. 10.000,-

Selain menjawab pertanyaan, ada juga event khusus dengan hadiah poin yang sangat besar hingga 1.000.000 poin atau setara dengan $100.

Kelebihan dan Kekurangan Surveyon

Menurut saya, mendapatkan poin untuk bisa menukar hadiah dollar memakan waktu lama serta kita harus masuk kriteria untuk survey dengan poin yang besar.

Saya mendaftar pada tanggal 7 Januari 2019 lalu baru bisa mendapatkan dollar pertama saya pada tanggal 1 Mei 2019. Berikut screenshot kiriman dollar dari surveyon di rekening Paypal saya:

Dollar Paypal dari Surveyon.
Dollar Paypal dari Surveyon.

Saya mendapat 20.996 poin selama 5 bulan, lalu saya tukarkan dan mendapat US $2,09 seperti bukti di atas. Dan ini merupakan kelebihannya, mereka benar-benar membayar penggunanya sesuai yang dijanjikan.

Jadi memang seperti yang saya tulis di atas, bergabung di Surveyon hanya untuk mengisi waktu dan mendapatakan penghasilan tambahan atau extra money.

Cara Daftar Surveyon

Sangat mudah untuk bergabung, kita hanya butuh e-mail, nomor telephone untuk hadiah pulsa dan akun Paypal untuk merima dollarnya.

Ada dua cara daftar lewat website atau aplikasi smartphone.
  1. Ketika anda sudah membuka salah satu cara tersebut, selanjutnya login menggunakan akun google ataupun akun facebook yang dimiliki.
  2. Selanjutnya kita harus mengisi informasi data diri kita seperti jenis kelamin dan tanggal lahir.
  3. Lalu untuk pertama kali ketika ada sudah masuk, silahkan mengisi informasi data diri lebih lengkap lainnya untuk mendapatkan poin pertama

Baiklah teman-teman, itulah review saya mengenai survey online berbayar dollar paypal ini. Ada satu lagi website untuk mendapatkan dollar lain yang saya ikuti dan sudah berhasil payout. Mungkin akan saya tulis beberapa hari ke depan.

Kalau ada pertanyaan, saran atau informasi tempat mencari uang online legit lainnya boleh dong ditulis di kolom komentar di bawah, agar kita semua bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari internet dan barokah.

Semoga bermanfaat, terima kasih dan wassalam!

2 Cara Mudah Mengintip Pendapatan Google Adsense Blog & Youtube Orang

2 comments
Menjadi Blogger dan Youtuber saat ini sudah bukan hal asing untuk dijadikan sebagai pekerjaan utama atau sampingan.

Kreatifitas adalah senjata utama dalam membuat konten menarik yang bisa mengundang banyak pengunjung ribuan hingga jutaan dalam sehari. Didukung dengan kemampuan lain tentunya.

Traffic tinggi yang telah diraih, kebanyakan ditawarkan kepada agensi iklan seperti Google Adsense untuk mendapatkan pendapatan dari iklan yang tersemat di konten blog atau youtube mereka.

Bagi pendatang baru yang baru diterima Google Adsense namun masih memiliki lalu lintas blog dan youtube kecil seperti saya contohnya, butuh asupan ide, semangat, inspirasi dan lain sebagainya agar ada perkembangan kemampuan dan tentu saja pendapatan.

melihat pendapatan google adsense blog youtube orang
Mengintip pendapatan google adsense blog dan youtube orang lain.

Salah satu diantara itu mungkin kita terpacu semangat setelah melihat blogger dan youtuber besar telah dititik aman atau katakanlah sukses.

Kadang saya penasaran dengan mereka, "berapa sih pendapatan dari nge-blog dan nge-youtube mereka?" Ada juga nggak yang punya pertanyaan sama dengan saya?

Banyak content creator yang pernah menunjukkan atau memberi petunjuk tentang berapa pendapatan adsense mereka dari blog atau youtube.

Tentu bukan angka pasti yang mereka sodorkan, karena di adsense sendiri terdapat aturan melarang publisher membeberkan penghasilannya secara blak-blakan.

Terus ada nggak cara buat mengintip pendapatan adsense blog dan youtube milik orang lain?

Yup, ada caranya.

Ini pun juga bukan angka pastinya, yang paling tahu mereka yang terima gaji. Tapi paling tidak kita bisa memiliki acuan atau target mencontoh mereka.

Oke mari masuk ke metodenya.

Mengintip Pendapatan Adsense Blog Orang Lain

Saya bikin dua bab, karena beda caranya.

Pertama, tools yang umum digunakan adalah statshow.com silahkan buka.

Lalu ketikkan alamat blog atau website yang akan diintip ke kolom "Enter a Website or Keyword", tekan enter.

Tunggu sejenak, dan ketika data sudah muncul silahkan masuk ke "Worth & Traffic Estimate".

Di kolom tersebut, data seperti taksiran kunjungan harian hingga tahunan, pendapatan iklan harian hingga tahunan, dan niche blog atau website tersebut.

Sekali lagi itu bukan angka pasti, tapi paling tidak kita tahu perkiraan yang mendekati.

Selain itu, kita bisa analisa kata kunci atau keyword di website tersebut.

Mengintip Pendapatan Adsense Youtube Orang Lain

Kedua, kita akan menggunakan tools yang berbeda.

Yang paling banyak digunakan adalah socialblade.com

Silahkan masuk ke website tersebut. Lalu ketikkan nama channel youtube orang yang ingin anda intip atau lihat.

Biasanya akan muncul list channel, pilih yang sesuai.

Tunggu data-data termuat beberapa saat dan tadaaaa... anda sudah bisa membaca data yang sudah diambil oleh socialblade seperti jumlah subscriber, jumlah unggahan video, jenis channel, rangking subscriber, jumlah penonton 30 hari terakhir, dan yang ditunggu-tunggu pendapatan iklan adsense perbulan hingga pertahunnya.

Semoga setelah kita melihat taksiran pendapatan adsense blog dan youtube orang lain, kita semakin terpacu untuk terus maju, membuat konten berkualitas nan manfaat yang disukai banyak orang.

Kalau ada metode lain yang lebih baik, silahkan beri tahu ya di kolom komentar.

Semoga bermanfaat, dan wassalam!

Rekomendasi 1 Tempat Makan Murah di Kota Sungai Penuh, Jambi!

Leave a Comment
Saat bepergian wisata atau traveling ke suatu lokasi baru yang sangat ingin dikunjungi dalam waktu yang cukup lama, manajemen budget traveling tentu akan sangat diperhatikan.
Tentunya bagi saya atau teman-teman yang belum mendapat julukan duit nggak ada serinye.

Budget atau anggaran wisata itu antara lain biaya untuk penginapan, transportasi atau kendaraan, makan, tiket masuk kawasan wisata, oleh-oleh dan lain-lain.

Harus pandai mengatur anggaran tersebut agar kita enjoyed alias menikmati segala suasana liburan.
Saat ini, kita dimudahkan dengan banyaknya OTA singkatan dari Online Travel Agent seperti tiket.com, traveloka.com, pegipegi.com dan masih banyak lagi.

OTA ini menyediakan jasa booking hotel, tiket pesawat terbang, kereta api, bus bahkan sekarang ada yang bisa pesan tiket tempat wisata, carter atau sewa mobil dan mungkin ada hal lain ke depannya, misal pesan tiket antri Rumah Sakit. Hehe

Harga yang ditawarkannya pun bervariasi, tentu yang kita sorot adalah yang murmer alias murah meriah atau batas bawah. Wkwk 

Sudah murah, juga mudah dengan adanya aplikasi untuk gawai ponsel pintar selain website resminya.
Semua serba On the go, bisa dioperasikan kapanpun dimanapun.

Tempat makan murah di kota Sungai Penuh, Kerinci, Jambi
Tempat makan murah bernama Ampera Sakinah yang berada di dalam Kincai Plaza, Sungai Penuh, Kerinci, Jambi

Oke cukup basa-basinya, tulisan ini tidak akan membahas OTA lebih detail, kita akan masuk lebih spesifik dalam mengatur anggaran wisata di kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, Provinci Jambi.

Khususnya anggaran untuk makan.

Saya pun hanya akan membahas atau merekomendasikan satu tempat makan saja yang saya ketahui, haha

Pertama kali saya mengunjungi kota Sungai Penuh adalah di akhir Oktober 2011 dalam rangka pengambilan data skripsi.

Bersama dua rekan saya, kami beruntung mendapat hibah penelitian dari Taman Nasional Kerinci Seblat yang bekerjama dengan Rufford Small Grant untuk melakukan penelitian dengan tema burung di area taman nasional.

Hibah yang diberikan adalah berupa uang penelitian sebesar Rp. 2.000.000,- per judul dan fasilitas penunjang penelitian lain dengan durasi waktu pengambilan data terakhir akhir Desember 2011.

Jadi kami ada waktu kurang lebih 2 bulan.

Terus terang, hanya rasa senang yang ada waktu judul yang kami ajukan diterima. Beberapa kendala baru terasa saat sudah tiba disana seperti tempat tinggal selama Oktober hingga Desember, transportasi, biaya hidup lain dengan anggaran dua juta rupiah per kepala tersebut.

Saat itu masih belum ada OTA semudah saat ini, sehingga kami benar-benar melakukannya secara manual. Berangkat naik bus selama 3 hari 3 malam dari Jogja menuju Bangko, Jambi. Lalu naik travel dari Bangko ke Sungai Penuh.

Tiba di Sungai Penuh malam hari, untunglah pihak TN menjemput kami lalu diinapkan di basecamp mitra mereka yaitu tempat LSM Monitoring Harimau Sumatera selama di Sungai Penuh, sedang di lapangan nanti kami bisa tinggal di tiap resort, camping atau tempat para petugas lapangan tinggal.

Selama di Sungai Penuh, ada satu tempat makan murah andalan yang biasa kami kunjungi, terutama untuk makan sarapan dan atau makan siang.

Rumah makan ini terletak di dalam kompleks kios Kincai Plaza lantai dua, yang bernama "AMPERA SAKINAH".

Alamat Rumah Makan Ampera Sakinah

Kincai Plaza sendiri terletak di pojok timur laut dari Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh dengan alamat Pasar Sungai Penuh, Kecamatan Sungai Penuh, Kota Sungai Penuh, Jambi - 37111.

Suasana kios yang berukuran sekitar 6x3 meter ini memang cukup remang dan tak begitu ramai dibanding kios-kios yang ada di bagian bawah Kincai Plaza. Berikut peta lokasi Kincai Plaza di Google Map:



Menu dan Suasana Rumah Makan Ampera Sakinah 

Terdapat tempat duduk dan meja bagi pengunjung yang hendak makan di tempat.

Menu makanan utama adalah masakan khas minang dengan pilihan lauk antara lain: ayam goreng, ayam bakar, rendang, ikan laut goreng, telur, tempe-tahu dan lainnya.

Untuk harga murah sekali, dulu pas tahun 2011 harga satu porsi makanan adalah Rp. 6.000,- mau lauk tempe, telur,ikan atau ayam harganya tetap enam ribu rupiah.

Maka dari itu saya dan kawan-kawan setia jajan disana untuk sarapan dan makan siang, sangat membantu menekan pengeluaran anggaran belanja kami selama di Sungai Penuh.

Nah, di tahun 2016 kemarin saya ada kesempatan main ke Sungai Penuh lagi selama kurang lebih 5 hari.

Tentu dong, warung makan ini jadi rujukan lagi.

Ternyata saat itu, harga makanannya sudah naik menjadi Rp. 10.000,- per porsi.
Masih terbilang murahlah dibanding warung makan lain yang harga makanannya per porsi rata-rata Rp. 15.000,- s/d Rp. 18.000,-

Walau murah, cita rasa masakannya tetap enak. Bumbunya terasa cukup kuat, porsi nasi dan sayur mengenyangkan atau bisa saya katakana seperti makan masakan padang di Jawa dengan nasi satu setengah sayur ambil sendiri. Haha

Minuman yang tersedia disini sama dengan warung-warung yang lain, seperti teh, kopi, jeruk dan aneka minuman sachet.

Ketika siang pengunjungnya akan banyak, mulai dari pedagang pasar, karyawan kios, sopir angkot dan lain lain.

tempat makan murah ampera sakinah kincai plaza sungai penuh jambi
Suasana rumah makan Ampera Sakinah, Kincai Plaza, Sungai Penuh saat jam makan siang.
Kadang kami makan di tempat sekalian berbelanja kebutuhan penelitian di sekitar Kincai Plaza, atau juga bungkus untuk dimakan di basecamp.

Baiklah kawan-kawan pembaca, kiranya ini bisa saya rekomendasikan buat kawan-kawan yang sedang liburan atau ada urusan lain di Sungai Penuh jika sedang mencari tempat makan murah di sekitar kota Sungai Penuh.

Kalau dari teman-teman yang kebetulan membaca tulisan ini tahu ada tempat makan lain di Sungai Penuh yang lebih murah, atau perubahan harga di warung silahkan tulis di kolom komentar untuk memberi informasi kepada pengunjung lain blog ini.

Semoga bermanfaat, terima kasih dan wassalam!

Daftar Berbagai Macam Transportasi Umum ke Taman Nasional Baluran

Leave a Comment



Taman Nasional Baluran merupakan salah satu angkatan taman nasional pertama di Indonesia yang didirikan setelah kemerdekaan.

Terletak di daerah tapal kuda di pojok timur pulau Jawa. Tepatnya di kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Sebagian besar orang mengira kawasan konservasi ini berlokasi di kabupaten Banyuwangi. Padahal tidak.

Ingat ya, Situbondo bukan Banyuwangi.

Lokasi ini terkenal dengan keunikan iklim dan habitat yang kering dengan curah hujan lebih kecil dibanding daerah lain di pulau Jawa, lalu terdapat padang rumput luas sebagai icon dimana saat puncak kemarau rerumputan akan menguning.

Atas keunikannya tersebut, banyak orang menyematkan Baluran sebagai Africa van Java.

Transportasi umum menuju Baluran dari Surabaya, Malang, Jogja dan Bali
Bus adalah salah satu pilihan transportasi menuju taman nasional Baluran.
Selain padang rumput terdapat habitat lain seperti hutan musim, hutan hijau sepanjang tahun atau evergreen, hutan bakau, padang lamun dan seterusnya.

Bermacam-macam habitat ini juga sebanding dengan tingginya keanekaragaman satwa liar yang mendiami.

Taman Nasional Baluran didirikan untuk melindungi salah satu satwa prioritas yakni Banteng (Bos javanicus) yang sangat langka dijumpai.

Selain itu ada satwa berukuran besar seperti Rusa Timor, Ajag atau Anjing Hutan, Kerbau, Lutung Jawa, Monyet Ekor-panjang, Biawak, dan seterusnya.

Bagi saya wisata di Baluran itu lebih cocok untuk menikmati kehidupan satwa dan tanaman liarnya.

Cukup mudah untuk mengamatinya karena ukuran yang relatif besar dan cukup melimpah, tinggal kedatangan kita harus disesuaikan dengan musim yang tepat para satwa itu mudah dijumpai.

Berikut saya tuliskan akses atau transportasi dari berbagai kota untuk mencapai taman nasional Baluran.

Dari Jakarta ke Baluran

Anda bisa memilih 3 macam mode transportasi.

Pertama lewat udara menggunakan kapal terbang untuk mencapai bandara Juanda, Surabaya (SUB) atau Blimbingsari, Banyuwangi (BWX).
Dari kedua bandara tersebut anda tetap akan melanjutkan perjalanan lewat darat.
Jika anda mendarat di bandara Juanda, dilanjutkan naik bus Damri menuju Terminal Bungurasih lalu pilih bus jurusan Bali atau Banyuwangi via Situbondo.

Mintalah kepada pak kernet untuk turun di kantor balai besar TN Baluran yakni di Batangan.
Jika anda kehabisan bus jurusan di atas, bisa ngeteng dulu ke terminal Banyuangga, Probolinggo dilanjutkan bus jurusan Bali / Banyuwangi via Situbondo.

Jika anda memilih penerbangan Jakarta - Banyuwangi menggunakan maskapai Citilink atau Garuda Indonesia, setibanya di bandara Blimbingsari yang paling memungkinkan adalah carter atau sewa mobil di area bandara untuk langsung ke Baluran.
Selain bus, anda bisa melanjutkan menggunakan kereta api dari stasiun di Surabaya, lebih lengkapnya saya tulis di bawah ya.

Cara kedua adalah menggunakan kereta api.

Anda bisa memulai dari stasiun Pasar Senen atau Gambir menggunakan kereta sesuai jadwal dan harga sebagai berikut:

Kereta Api Pergi Tiba Durasi
Gaya Baru Malam Selatan 174 10:15 (Pasar Senen) 01:35 (Surabaya Gubeng) 15j 20m
Jayabaya 144 13:00 (Pasar Senen) 00:35 (Surabaya Gubeng) 11j 35m
Jayakarta Premium 7064 13:20 (Pasar Senen) 03:47 (Surabaya Gubeng) 14j 27m
Bangunkarta 56 15:00 (Gambir) 03:30 (Surabaya Gubeng) 12j 30m
Bima 44 16:30 (Gambir) 05:38 (Surabaya Gubeng) 13j 8m

Harga tiket bervariasi tergantung kelasnya mulai dari 104.000,- s/d 480.000,- rupiah.

Selanjutnya disambung dengan kereta di bawah ini, bagi anda yang tadi naik pesawat terbang dan landing di Juanda jika mau lanjut dengan kereta api juga bisa ikut daftar yang ada di tabel ini:

Kereta Api Pergi Tiba Durasi
Probowangi 213 04:25 (Surabaya Gubeng) 11:40 (Banyuwangi Baru) 7j 15m
Sri Tanjung 194 14:00 (Surabaya Gubeng) 20:50 (Banyuwangi Baru) 6j 50m
Mutiara Timur Pagi 87 09:00 (Surabaya Gubeng) 15:20 (Banyuwangi Baru) 6j 20m
Wijayakusuma 7092 00:30 (Surabaya Gubeng) 07:02 (Banyuwangi Baru) 6j 32m
Mutiara Timur Malam 89 22:00 (Surabaya Gubeng) 04:15 (Banyuwangi Baru) 6j 15m

Kisaran harga tiket sesuai kelas yaitu 56.000,- s/d 250.000,-

Nah, tinggal anda rajut sendiri pilihan kereta apinya disesuaikan jadwal di setiap stasiun.

Nanti, di setibanya di stasiun Banyuwangi Baru tinggal lanjut dengan angkot (Len) nomor 6 warna kuning bisa juga yang warna hijau ke terminal induk Sritanjung, Banyuwangi.

Lalu naik bus tujuan Situbondo atau Surabaya untuk mencapai taman nasional ini.

Selajutnya untuk cara yang ketiga.

Ini mungkin pilihan yang akan menguras stamina, yaitu menggunakan bus.

Ada pilihan langsung ke terminal Banyuwangi berangkat dari terminal Kampung Rambutan menggunakan PO. Gunung Harta dengan tarif Rp. 350.000,-.

Atau anda bisa ngebus ke Surabaya lalu oper bus jurusan Banyuwangi via Situbondo, detailnya saya tulis dibawah ya ;)

Dari Jogja ke Baluran

Terminal Giwangan adalah titik awal perjalanan dari Jogja menuju Baluran menggunakan bus jurusan Surabaya seperti PO. Mila, Eka, Sumber Selamat, Sugeng Rahayu dst. dengan kisaran harga tiket Rp. 57.000,- s/d Rp. 90.000,- berdasar kelasnya.

Jadwal bus Jogja - Surabaya yang paling banyak kelas ekonomi, yakni selama 24 jam berangkat tiap 15 menit.

Setibanya, oper bus jurusan Banyuwangi via Situbondo (PO. INDAH TRASINDO dan AKAS IV) dengan kisaran harga Rp. 80.000,- dan Rp. 100.000,-. Jadwalnya mulai dari jam 00:00 s/d 15:30 berangkat setiap 30 Menit dan dari jam16:30 s/d 23:25 berangkat setiap 1 Jam.

Kalau mau langsung, pilih bus jurusan Bali via Situbondo dan mintalah turun di Batangan TN Baluran.

Ada beberapa PO. bus yang bisa dipilih seperti Gunung Harta (berangkat sekitar jam 15:00 WIB), Safari Dharma Raya (jam 13:00 dan 16:00 WIB), Restu Mulya (jam14:00).

Jika terpaksa turun di terminal Banyuwangi, silahkan lanjutkan perjalanan menggunakan bus jurusan Probolinggo via Situbondo untuk turun di Baluran.

Satwa di taman nasional Baluran
Satwa di taman nasional Baluran salah satunya Rusa Timor mudah dijumpai di kubangan air saat musim kemarau.

Selanjutnya untuk kereta api, bisa memulai perjalanan dari stasiun Lempuyangan.

Kereta api kelas ekonomi Sritanjung yang berangkat pukul  07:00 WIB dengan kisaran harga Rp. 94.000,- tujuan akhir stasiun Banyuwangi Baru pada jam 20:50 WIB.

Ada juga kereta api kelas ekonomi-eksekutif Wijaya Kusuma 7092 berangkat dari stasiun Tugu pada pukul 18:16 WIB dan tiba esok paginya jam 07:02 WIB dengan harga Rp. 300.000 s/d Rp 410.000,-.

Lalu anda bisa meneruskan perjalanan seperti yang sudah saya tulis di atas.

Dari Surabaya ke Baluran

Surabaya merupakan pintu utama bagi anda yang berangkat dari Indonesia bagian barat seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Jogja, Sumatera dan Kalimantan.

Di kota pahlawan ini menyediakan 2 moda transportasi darat yaitu Kereta Api dan Bus dan 1 moda transportasi udara pesawat terbang.

Kalau mau hemat biaya ke Baluran teman-teman bisa mencoba Bus dari Terminal Bungurasih atau Purabaya.

Silahkan pilih jurusan Banyuwangi atau Bali yang lewat Situbondo (sudah saya tulis di bagian bus Jogja Baluran). Nanti bilang ke kernet bus untuk turun di Kantor Balai Besar Taman Nasional Baluran di Batangan.

Jika kehabisan atau ketinggalan jurusan diatas, teman-teman bisa naik bus yang jurusan Probolinggo.

Silahkan turun di terminal Banyuangga lalu oper bus jurusan Banyuwangi via Situbondo selanjutnya teman-teman bisa turun di Baluran.

Bagi yang suka menggunakan kereta api, teman-teman bisa naik dari stasiun Wonokromo atau Gubeng.

Untuk mencapai Baluran kita harus menuju stasiun Banyuwangi Baru yang dekat dengan pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Kereta Api Pergi Tiba Durasi
Probowangi 213 04:25 (Surabaya Gubeng) 11:40 (Banyuwangi Baru) 7j 15m
Sri Tanjung 194 14:00 (Surabaya Gubeng) 20:50 (Banyuwangi Baru) 6j 50m
Mutiara Timur Pagi 87 09:00 (Surabaya Gubeng) 15:20 (Banyuwangi Baru) 6j 20m
Wijayakusuma 7092 00:30 (Surabaya Gubeng) 07:02 (Banyuwangi Baru) 6j 32m
Mutiara Timur Malam 89 22:00 (Surabaya Gubeng) 04:15 (Banyuwangi Baru) 6j 15m

Kisaran harga tiket sesuai kelas yaitu 56.000,- s/d 250.000,-


Dari stasiun Banyuwangi Baru anda naik angkot (Len) nomor 6 warna kuning bisa juga yang warna hijau ke terminal induk Sritanjung, Banyuwangi.

Lalu naik bus tujuan Situbondo atau Surabaya untuk mencapai taman nasional ini.

Ada dua maskapai yang melayani penerbangan Surabaya (Juanda) - Banyuwangi (Blimbingsari) yaitu Wings dan Citilink.

Dalam satu hari terdapat 2-3 penerbangan dengan harga tiket berkisar Rp.600.000-800.000 an.

Jadwal penerbangan pesawat Surabaya - Banyuwangi yaitu:

Maskapai Pergi Tiba Durasi
Wings 12:00 Surabaya (SUB) 12:50 Banyuwangi (BWX) 50m
Citilink 05:40 Surabaya (SUB) 07:00 Banyuwangi (BWX) 1j 20m
Citilink 08:50 Surabaya (SUB) 09:40 Banyuwangi (BWX) 50m

Setibanya di Blimbingsari pilihan untuk menuju Baluran hanya carter atau sewa mobil yang tersedia di Bandara Blimbingsari.

Dari Malang ke Baluran

Cukup mudah dan murah untuk ke Baluran dari Malang, dengan pilihan transportasi darat Bus dan Kereta api.

Untuk bus anda bisa berangkat dari terminal Arjosari lalu naik bus jurusan Probolinggo. Ini cara yang biasa saya lakukan untuk backpacker ke Baluran.

Daftar bus jurusan Malang - Probolinggo antara lain: Harapan Baru, Restu, Ladju, Akas, Jawa Indah Transindo, Dahlia Indah, Sandy Putra. Tarifnya berkisar dari Rp. 18.000,- s/d 30.000,-.

Jadwal bus Malang - Probolinggo mulai dari jam 05.00 hingga sekitar jam 22.00 WIB.

Nanti di terminal Banyuangga, Probolinggo oper bus jurusan Banyuwangi via Situbondo.

Tersedia di jalur V daftar bus antara lain Akas IV, Akas I, Kalisari, Mila Sejahtera, Akas NNR, Sandy Putra. Tarif berkisar  Rp. 40.000,-.

Ada juga yang tanpa perlu oper bus.

Dari terminal Arjosari pilih bus jurusan Denpasar, Bali via Situbondo seperti bus Santoso (berangkat jam 19:30 WIB) dan Malang Indah (berangkat jam 17:00 WIB) dengan tarif berkisar dari Rp. 80.000,- s/d Rp. 100.000,-.

Selanjutnya, jika naik kereta api bisa dimulai di stasiun Malang Kota, Malang dan Lawang dengan tujuan akhir stasiun Banyuwangi Baru seperti tabel di bawah ini:

Kereta Api Pergi Tiba Durasi
Tawang Alun 205 15:50 Malang Kota Lama 23:50 Banyuwangi Baru 8j
Tawang Alun 205 16:05 Malang 23:50 Banyuwangi Baru 7j 45m
Tawang Alun 205 16:32 Lawang 23:50 Banyuwangi Baru 7j 18m

Harga tiket kereta api Tawang Alun 205 ini berkisar Rp. 62.000,- saja.

Setibanya anda bisa menginap dulu di penginapan sekitar pelabuhan ketapang. Atau jika beruntung anda bisa dapat bus jurusan Surabaya lalu turun di Baluran.

Dari Bali ke Baluran

Jika menurut saya Surabaya merupakan pintu barat untuk mengakses Baluran, maka Bali adalah pintu untuk daerah timur.

Bagi anda yang sedang di Denpasar dan mau melanjutkan liburan ke Baluran, anda bisa menuju terminal Mengwi untuk naik Bus.

Jika anda berada di bandara Ngurah Rai silahkan naik ojek online menuju terminal Mengwi.

Terdapat berbagai macam bus menuju Jawa yang lewat taman nasional Baluran.

Cari bus jurusan Surabaya atau lainnya, yang penting via Situbondo antara lain PO. Sedya Mulya, Akas IV, Gunung Harta, dan Santoso.

Kapal Ferry Gilimanuk - Ketapang
Kapal Ferry dari Gilimanuk, Bali akan bersandar di pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Atau anda bisa naik bus cukup berhenti di pelabuhan Ketapang lalu selanjutnya naik angkot ke terminal induk Sritanjung yang berada di utara stasiun, lalu naik bus jurusan Situbondo kota, Probolinggo, Surabaya dan turun di Baluran.

Anda minta saja ke kernetnya untuk turun di Batangan tempat kantor balai besar taman nasional Baluran.

KESIMPULAN:

Ada 3 check-point terdekat di yang harus anda capai tergantung tipe transportasi yang anda pilih untuk menuju taman nasional Baluran, antara lain:
  1. Terminal Banyuangga, Probolinggo
  2. Area pelabuhan Ketapang (Stasiun Banyuwangi Baru + terminal induk Sritanjung, Banyuwangi)
  3. Bandara Blimbingsari, Banyuwangi

Jadi seperti itu ya teman-teman berbagai pilihan moda transportasi dari berbagai kota di Indonesia untuk menuju Taman Nasional Baluran. Jika ada koreksi, komentar, pertanyaan silahkan tulis di kolom komentar di bawah ya kawan.

Mudah-mudahan bermanfaat dan Terima Kasih!

Wassalam!.

Disclaimer: Ini bukan sponsored post, data dan informasi bisa berubah-ubah tergantung dengan perusahaan transportasi dan aturan pemerintah. Data didapatkan dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi penulis. 

Sumber: traveloka.com, tiket.com, jadwalbis.com, ariewitantra.com, expertofsomething.wordpress.com

Mengamati si Langka dan Terancam Punah: Jalak Putih Punggung-abu

Leave a Comment
Beberapa minggu yang lalu, saya pergi ke salah satu taman nasional yang ada di Jawa Timur.

Kunjungan saya adalah untuk pengamatan burung  dan melihat serta mengabadikan burung Puyuh-gonggong Biasa.

Bersama kawan saya, Heru Fitriyadi. Sekaligus kami bikin vlog pengamatan burung yang kalian bisa di bawah postingan ini.

Sebelum pergi ke lokasi burung Puyuh, kami sempatkan melihat burung-burung yang ada disekitar desa kawan saya tersebut.

Makanan Jalak Putih Punggung Abu di alam
Jalak Putih Punggung-abu dewasa sedang membawa makanan.
Kami berangkat jam 09.00 WIB mengendarai sepeda motor jadulnya Honda Prima.

Hanya beberapa jenis burung saja yang terlihat di sepanjang jalan. Terang saja, kami berangkat terlalu siang. haha!

Di lokasi tujuan pertama kami adalah padang rumput dengan pepohonan yang jarang.

Ratusan Rusa Timor sedang berteduh di bawah pohon menghindari terik matahari di penghujung musim penghujan.

Beberapa jantan Rusa Timor sudah mulai tumbuh tanduk, tanda kedewasaannya.

Dari punggung Rusa tersebut terlihat sekelabat burung berukuran Cucak Kutilang, turun ke permukaan tanah.

Selang beberapa saat burung tersebut bersuara “Krak krak krak” lalu terbang ke pucuk pohon kering di atas kawanan rusa tersebut.

Teropong saya arahkan untuk mengenali sosok tersebut.

Bentuk badannya ramping warna dominan putih, sayap hitam dan punggung abu-abu.

Kaki cukup jenjang warna kuning pudar, paruh meruncing warna kuning dan ada kulit disekitar mata berwarna kuning.

Tak lupa kamera yang kami bawa berhasil membidik dan mendapatkan beberapa foto burung tersebut.

Kawan saya sangat familiar dengan makhluk ini, ia berujar “Jalak Putih Blambangan mas!”

Luar biasa, kami berhasil melihat salah satu burung paling langka di Pulau Jawa.

Menurut informasi yang ada di dalam aplikasi BURUNGNESIA bernama Jalak Putih Blambangan / Black-backed Myna dengan nama ilmiah (Acridotheres tricolor).

Sebelumnya jenis ini masih menjadi salah satu anak-jenis atau ras dari Jalak Putih (Acridotheres melanopterus) bersama ras lain dari Jawa Barat dan Bali.

Lalu beberapa peneliti mengkaji ulang perbedaan ketiga ras tersebut dari morfologi, suara, sebaran dll.

Hingga diputuskan seluruh anak jenis Jalak Putih dipisah menjadi 3 jenis burung yang berbeda.

Jalak Putih Punggung-abu burung yang dilindungi

Seperti yang sudah saya tulis di atas, IUCN redlist pun menempatkan jenis ini ke dalam status Critically Endangered atau Kritis.

Kritis ini berarti hanya tersisa kurang dari atau sama dengan 250 individu dewasa di alam liar dengan daerah sebaran yang sempit dan tekanan atau ancaman yang tinggi terhadap populasi di habitatnya.

Ancaman utamanya adalah perburuan liar yang tak terkendali untuk dijadikan hewan peliharaan atau burung berkicau.

Sedang alih fungsi lahan menurut saya kurang begitu berpengaruh, karena burung ini sangat adaptif atau mampu hidup di berbagai macam habitat seperti padang rumput, lading, sawah, daerah pesisir, kawasan karst atau kapur dan lain sebagainya.

Di dalam PERMEN LHK No. 106 Tahun 2018 Acridotheres tricolor atau dalam peraturan ini bernama Jalak Putih Punggung-abu termasuk ke dalam hewan dilindungi.

Jadi, jika ada perburuan Jalak Putih Punggung-abu atau satwa dan tanaman dilindungi tanpa ijin pelaku bisa ngandang selama maksimal 2 tahun, yang masih diatur dalam UU No. 05 Tahun 1990.

Selain memiliki kicauan yang merdu dan digandrungi para kicau mania, burung ini merupakan pemakan buah, nektar bunga dan serangga.

Saat kami amati, Jalak Putih Punggung-abu memungut serangga yang ada disekitar dan tubuh Rusa Timor.

Bagi Rusa Timor tentu sangat berjasa dalam membersihkan kutu-kutu pengganggu dibadannya. Nah kalau burung ini terus-terusan diburu dan nantinya habis di alam, siapa dong yang mungutin kutu para Rusa?

Mengamati anakan Jalak Putih Punggung-abu di alam

Lama, kami mengamati burung ini ternyata dia sedang mengasuh 2 anakan di dalam sarang.

Terlihat dari makanan yang dia gigit diparuhnya, lalu dibawa terbang diantar ke lubang sarang tempat 2 anakan Jalak Putih Punggung-abu bersembunyi.

Seperti yang saya uraikan di awal berikut video vlog yang sudah saya buat bersama kawan saya:



Semoga kedua anakan tersebut segera dewasa dan survive serta menambah populasi Jalak Putih punggung-abu terus meningkat.

Salam lestari dan sekian!

Pengalaman Wisata Pengamatan Burung di TN Matalawa Sumba

Leave a Comment

Pulau berukuran hampir 2 kali pulau Bali, terletak paling selatan nusantara, berbukit serta memiliki panorama padang rumput super luas nan epic.

Kental nuansa tradisi dan budaya seperti yang mudah terlihat rumah adat uma mbatangu (rumah berpuncak), kain tenun, kubur batu, pasola, serta kepercayaan lokal bernama Marapu.

Masih bisa saksikan kekayaan negeri ini di tanah itu, ya Sumba!

Sudah setahun sejak kedua kaki saya menginjakkan kaki sekaligus semua indera merespon semua aksi lalu menyimpan sebagai ingatan dan pengalaman. ASUHAY sodara-sodara!!!

Di bulan Agustus 2018 tepatnya tanggal 05 s/d. 09 ada perlombaan kedua kalinya di pulau Sumba "Birding And Photo Competition TN MaTaLaWa".

Atau Lomba Pengamatan Burung dan Kompetisi Photo di dua taman nasional yang telah bergabung menjadi Taman Nasional Manupeu Tana Daru dan Laiwangi Wanggameti kembali menjadi tuan rumah dan penyelenggara kontes keker manuk paling timur di Indonesia raya.

pengamatan burung birding di Sumba
Memotret burung adalah salah satu kegiatan pengamatan burung di Sumba.
Sekali lagi, bulan Agustus adalah waktu yang tepat untuk datang ke Sumba.
Hampir tidak ada hujan, cocok buat anda kalau mau seharian mengeksplorasinya. Terus malam hari, siap-siap dengan jaket atau sarung anda untuk menahan hawa dingin yang lagi puncak-puncaknya.
Koin 500an, balsem dan tolak angin cocok buat yang gampang masuk angin.

Kembali ke memori otak yang katanya kosong dan hard-disk saya, melacak kenangan dan imaji untuk ditampilkan dalam coretan pertama saya ini tentang Sumba.

Burung-burung di Taman Nasional Matalawa, Pulau Sumba

Lomba pengamatan burung tahun 2017 kemarin, alhamdulillah saya bisa ikut.
Lokasinya ada di Bila kecamatan Praingkareha kabupaten Sumba Timur. Sekitar 5-6 jam perjalanan dari kota Waingapu.

Waktu itu, saya beserta rombongan diangkut menggunakan Oto. Sebuah truk yang dimodifikasi menjadi angkutan umum bahkan luar biasa umum.

Luar biasanya adalah anda bisa menjumpai manusia, babi, kuda, ayam, sepeda motor, beras, dan segala macam kebutuhan manusia dalam truk tersebut. Sungguh angkutan umum yang rohmatan lil alamin!.

Untung saja panitia sudah mencarter khusus untuk peserta lomba, walaupun harus berdesak-desakkan tapi tetap nikmat apalagi kalau samping kanan kiri cewek, iso mbathi tipis-tipis. he he

Selama 3 jam awal menuju Bila pantat yang terombang-ambing Oto tidak terasa karena pemandangannya silih berganti, berawal dengan nuansa kota di Jawa tahun 90-an awal, lalu pedesaan, padang rumput yang luas, dan bukit-lembah yang hhmmm!

Panitia pintar meramu acara, dalam perjalanan ke Bila kami mampir ke bukit Wairinding.

Pengamatan burung di awal pagi di bukit Laibola, Bila, Taman Nasional Matalawa, Sumba Timur.
Siapa yang nggak kenal nama tempat populer ini, ibarat kita mengucap Sumba hal pertama yang terlintas ya bukit ini. Ya nggak!?

Lalu sisa 2 jam perjalanan pemandangannya berganti, terutama saat hampir tiba di lokasi.

Hutan musim yang jarang ditemui di daratan rendah pulau Sumba.

Ndomblong bin mlongo selama di Bila. Lha terang saja, burung-burung disana sungguh mudah untuk ditemui, buanyak dan ting tlecek dimana-mana.

Saya keranjingan untuk memotret jenis per jenis.

Sungguh beda sekali kondisi kehidupan burung liarnya jika dibandingkan dengan Jawa, yang hampir habis dihajar oleh pemburu burung.

Julang Sumba, Cekakak Kalung-coklat, Kakak Tua Jambul Jingga, Paok La'us, Perkici Pelangi, Seriwang Nusatenggara gampang sekali untuk ditemui bahkan dipotret sekalipun.

Malam harinya pun tak sepi, dua burung hantu endemik atau khas yang hanya ada di pulau Sumba yakni Pungguk Wengi dan Pungguk Sumba tak mau absen untuk menemui saya dan kawan-kawan.
Untuk lebih lengkapnya silahkan tonton video di bawah ini:


Pagi hari paling enak adalah menikmati matahari terbit di bukit Laibola.

Dari tempat tersebut kemegahan hutan musim di Bila dengan kabut pagi menyelimuti lembah lalu burung-burung mulai aktif mencari tempat tengger untuk berjemur, jian epic tenan!

Pujian seperti tak habis saya ucapkan untuk gogrokan surga yang jatuh di bumi Sumba ini, kekaguman saya juga tertuju kepada penduduk desa Bila yang selaras dan harmonis dengan alam sekitarnya.

Semoga Tuhan selalu menjaga tempat ini dari tangan-tangan tamak dan perusak.

Balik lagi ke lomba pengamatan burung bulan Agustus mendatang.  

Eman-eman kalau dilewatkan, total hadiahnya sebesar Rp. 50.000.000,-.

Sekaligus, mumpung ada kegiatan yang difasilitasi oleh pihak taman nasional seperti transport ke lokasi, konsumsi selama acara, tenda untuk menginap dst. kan lumayan.

Lokasinya berada di Sumba Barat Daya yang masih berada di sekitar Taman Nasional Matalawa.

Mungkin kalau ada kesempatan akan saya tulis pengalaman selama mengikuti lomba pengamtan burung kedua di pulau nan eksotis, Sumba.

Sekian dan mudah mudahan bermanfaat.

Wassalam!

1 Bulan Menjadi Kontributor Foto di Shutterstock

52 comments
Mencari uang atau penghasilan di internet semakin hari banyak "pintu" yang bisa dicoba.

Mulai dari  menampilkan iklan di blog atau website dan YouTube menggunakan Google Adsense yang paling populer hingga alternatif penyedia iklan lainnya, lalu program affiliasi, menjual jasa keterampilan di Fiverr; Upwork dan sejenisnya, menjual barang di BukaLapak; Tokopedia; Shopee atau sejenisnya, menjadi kontibutor foto free royalty untuk Shutterstock; Eyeem; Pixabay atau sejenisnya dan masih banyak lagi.


Coba saja ketik di google dengan kata kunci make money online atau "cara mendapatkan uang dari internet" pasti muncul banyak hasil pencarian yang bisa anda baca dan terapkan.

Saya sendiri sudah cukup lama tergiur dan mencoba mendapatkan uang dari internet untuk menambah penghasilan agar dapur istri tetap ngebul.

Dan yang sudah saya coba antara lain: Blog ini saya pasang iklan dari Google Adsense setelah berjuang dari 2017 (belum pernah payout hiks), menjadi tester website di beberapa penyedia layanan ini, dan menjual foto di website free royalty yakni Eyeem dan Shutterstock.

Kali ini saya mau berbagi cara saya menjual foto di shutterstock.

Apa itu Shutterstock?

Saya yakin, sebagian besar orang pasti tahu dengan Shutterstock. Perusahaan atau situs ini adalah salah satu penyedia layanan jual beli stok foto, ilustrasi, desain grafis, vector, video, musik dst. terbesar yang didirikan oleh Jon Oringer pada tahun 2003 di Kota New York, Amerika Serikat.

Di situs tersebut anda bisa menjadi penjual atau kontributor serta pembeli atau biasa disebut customer.

Selanjutnya anda bisa baca deh lewat tautan ini.

Untuk mendapatkan penghasilan di situs ini, kita harus mendaftar sebagai penjual atau contributor. Sekarang caranya mudah banget, berbeda dengan beberapa tahun yang lalu dimana kita harus memiliki paspor untuk syarat bergabung menjadi kontributor di Shutterstock.

Silahkan yang langsung tertarik menjadi kontributor bisa langsung shortcut lewat klik link ini.

Satu Bulan di Shutterstock

Alasan saya bergabung selain poin di atas adalah karena saya sering motret menggunakan kamera handphone, action-cam, DSLR dan jalan-jalan alias traveling.

Sehingga hardisk saya penuh dengan gambar jepretan dari Sumatera hingga Papua.

Kebanyakan sih foto burung, panorama dan sedikit foto-foto potrait.

Penghasilan saya selama satu bulan di Shutterstock.
Penghasilan saya selama satu bulan di Shutterstock.


Foto-foto tersebut saya pakai untuk promosi dan membuat tulisan tentang pekerjaan utama saya sebagai operator wisata minat khusus: mengamati burung di habitat aslinya alias birdwatching.

Nah, sisa-sisa foto selain burung bingung mau diapain, palingan kalau bagus atau menarik saya upload di instagram atau untuk bahan pemanis tulisan di blog ini.

Lalu teman saya kasih saran untuk jadi kontributor di Shutterstock, lumayanlah daripada hanya memenuhi isi memori siapa tahu ada yang butuh dan mau beli lewat website tersebut.

Selanjutnya di awal Maret 2019 saya mendaftar.

Memang benar nggak ribet, cuma isi nama lengkap, nama akun yang akan ditampilkan, alamat e-mail, dan password.

Lanjut konfirmasi via e-mail untuk aktifasi terakhir tinggal unggah foto, vector, logo dan lain sebagainya.

Sampai tulisan ini dibuat, saya sudah tergabung di Shutterstock sekitar satu bulan.

Jumlah image portfolio yang telah tampil atau disetujui ada sekitar 13 foto.

Dan unduhan yang didapat selama itu adalah satu foto saja dengan mendapat $ 0,25 seperti foto di atas.

Kecil banget yak!? Wkwkwk

Tapi memang segitu lah harga untuk pemula, semakin lama bertahan, konsisten, riset tren, dan seterusnya saya yakin earnings bisa naik.

Tinggal masalah waktu saja. Dan jangan pernah lupa berdoa agar DIA menggerakkan orang-orang mendownload karya saya dan kawan-kawan yang sama berjuang.

Teman-teman bisa ambil inspirasi dari SANGPENA yang sudah pernah mendapatkan lebih dari $10.000. 

Sekali lagi, bagi kawan-kawan yang tertarik dan kebetulan sama dengan saya: punya stok foto dari jepretan handphone smartphone, DSLR, mirrorless, prosummer, compact atau apapunlah.

Silahkan bergabung langsung lewat link berikut.

Sekian tulisan ini, semoga bermanfaat.

Wassalam!

UPDATE: 1 unduhan karya kita untuk kategori subcribtion turun menjadi $0,10 lebih lanjut silahkan kunjungi Earning Breakdown.

Disclaimer: Artikel ini mengandung tautan atau link referral kontributor Shutterstock dari saya.

Puyuh gonggong Biasa si Primadona dari Timur Jawa!

Leave a Comment
Akhirnya setelah sekian lama, salah satu burung idaman yang hanya bisa ditemui di pulau Jawa berhasil saya lihat dengan sangat jelas.

Bahkan berhasil mendapatkan foto dan videonya.

Sekitar 39 jenis jumlah burung endemik di Jawa dan satu burung ini sangat spesial.

Dia hanya bisa ditemui di daerah hutan pegunungan Jawa bagian timur, mulai dari Hyang hingga Ijen.

Sebelumnya saya sudah pernah bertemu dengan jenis ini, namun saya malah mlongo saking seneng dan excited melihatnya.


Padahal kamera sudah ditangan.

Waktu perjumpaan yang pertama, saya mencarinya di dalam hutan tanpa pengetahuan dan persiapan yang matang.

Belum tahu kebiasaan, lokasi mencari makan, jarak aman melihat dan lain sebagainya.

White-faced Partridge Grey-breasted Partridge Arborophila orientalis
3 dari 7 ekor Puyuh-gonggong biasa yang berhasil saya dokumentasikan. Dok. Pribadi.

Beberapa hari yang lalu saya coba mengulangi kembali kesempatan saya untuk memotretnya lagi.

Kali ini kondisinya berbeda.

Walau masih dimusim penghujan, kami tetap berangkat.

Ada teman yang fokus membuat tenda kamuflase untuk mendokumentasikan spesies ini dan kondisinya sudah sangat aman bagi burung maupun manusianya.

Tenda ini ditujukan untuk menarik wisatawan pengamat burung dari luar negri pada khususnya jika ingin melihat burung ini yang tidak bisa dijumpai di negara manapun kecuali di Jawa Timur, Indonesia.

Tentang Puyuh-gonggong Biasa

Seperti judul artikel ini, Puyuh-gonggong Biasa adalah nama si primadona ini.

Dalam bahasa inggris burung ini dikenal dengan White-faced Partridge, Grey-breasted Partridge, Grey-breasted Hill-partridge, dan Horsfield's Hill-partridge.

Merujuk pada warna bulu pada muka berwarna putih dan dada abu-abu yang menjadi penciri utamanya.

Memiliki nama ilmiah Arborophila orientalis yang berasal dari bahasa latin yaitu Arboris: tree / pohon, Philos: lover / pecinta, dan Orientalis: east / timur.

Secara serampangan adalah burung pecinta pohon dari timur.

Nama ilmiah yang tersemat cocok dengan kebiasaannya yang suka mengais-ngais pohon tumbang, seresah daun, dan tanah untuk mencari makan serta hanya bisa dijumpai di bagian timur Jawa.

Dahulu kala, Puyuh-gonggong ini bersama 3 lainnya dianggap ras atau sub-spesies dari Grey-breasted Hill-partridge Arborophila orientalis (selanjutnya disingkat A.o.).

Total 4 ras antara lain:
  1. A. o. campbelli (Robinson, 1904) - pegunungan di semenajung Malaysia.
  2. A. o. rolli (Rothschild, 1909) - pegunungan Batak, Sumatera bagian utara.
  3. A. o. sumatrana (Ogilvie Grant, 1891) - pegunungan di Sumatera bagain tengah.
  4. A. o. orientalis (Horsfield, 1821) - pegunungan di Jawa bagian timur.
Lalu di bulan September 2014 keempat anak jenis tersebut dipisah menjadi 4 full-species.

Penyebab 4 ras tersebut dipisahkan adalah perbedaan morfologi pada corak bulu wajah-tengorokan-dada-perut serta penyebaran lokasinya.

Ohya, siapa sih nama dan arti tahun yang ada di dalam kurung setelah nama ilmiah?

Robinson, Rothschild, Ogilvie Grant, dan Horsfield adalah nama pendeskripsi dari masing-masing  jenis atau anak-jenis ke dalam sebuah jurnal ilmiah yang diterbitkan untuk menyatakan penemuan pertama di dunia.

Sebagai catatan, bukan berarti pendeskripsi tersebut yang pertama kali menemukannya di alam. Tapi bisa saja mereka mendeskripsikan awetan yang dikirim ke museum atau membeli dari pedagang awetan hewan.

Tahun di belakang nama mereka adalah tahun diterbitkannya jurnal ilmiah terkait.

Dari keempat ras yang sekarang sudah terpisah, nomor empat adalah yang tertua atau pertama kali ditemukan dan dideskripsikan ke hadapan dunia.

Deskripsi dan Morfologi Puyuh-gonggong Biasa

Dari pengamatan terlihat berukuran sedang (28 cm) bentuk tubuh bulat, paruh pendek berwarna hitam, kaki pendek warna merah dan ekor pendek warna hitam.

Detail warna bulu: di bagian kepala mahkota hingga tengkuk kehitaman, lalu muka, alis, pipi hingga tenggorokan berwarna putih.

Garis kehitaman dari pangkal paruh lalu melebar di sekitar mata hingga sisi leher.

Puyuh Gonggong Biasa White-faced Partridge Grey-breasted Partridge
Puyuh-gonggong Biasa dewasa atau White-face Partridge Arborophila orientalis. Dok. Pribadi.

Bulu dada berwarna abu-abu kecoklatan berbintik gelap, sisi perut pola garis hitam-putih selang-seling dipinggir sisi perut berwarna coklat atau merah karat.

Penutup ekor bagian atas putih dengan pangkal warna hitam hingga ujung ekor.

Bulu tubuh bagian atas berwarna coklat kusam kehitaman, pinggir sayap dalam berwarna coklat karat lalu berganti di tengah dengan abu-abu gelap hingga pangkal sayap.

Jenis monotypic atau bisa dikatakan tidak ada perbedaan yang jelas / kontras antara jantan dengan betinanya.

Tapi teman saya memberi tahu bahwa dalam satu rombongan (6-12 ekor) ada satu yang berbeda dan ia yakini sebagai jantan.

Cirinya adalah dibagian kepala, warna bulu hitam lebih banyak.

Menurut literatur, betina memiliki warna bulu kepala hitam yang lebih kusam dengan ukuran tubuh lebih kecil dan warna kaki serta kulit sekitar mata lebih pucat.

Kebetulan kami tidak bertemu anakan atau remaja burung ini, namun ada sumber mengatakan bahwa burung remaja memiliki garis-garis panjang pucat, di tubuh bagian bawah lebih kecoklat-karatan dengan garis batas pada dada.

Suara Puyuh-gonggong Biasa

Penamaan dalam bahasa Indonesia mengacu pada suaranya yang seolah-olah menggonggong.

Saat di hutan, suara yang paling terdengar adalah seri "kuk-kuk" yang diulang mulai dengan volume rendah lalu semakin tinggi hingga akhir, berdurasi sekitar 20-30 detik.

Ketika satu ekor bersuara biasanya akan disahut oleh lainnya dan akan menjadi duet yang riuh di heningnya hutan.

Suara sahutannya kurang lebih seperti seri "wee-huu" yang berulang-ulang.

Variasi lainnya, adalah serangkaian peluit gemetar yang merdu "whrrreuw" kadang-kadang dinyanyikan sebelum dimulainya duet.

Kalau tidak seksama, suara mirip dengan Puyuh-gonggong Jawa Arborophila javanica yang sam-sama menghuni pulau Jawa.

Status konservasinya menurut IUCN-redlist dikatakan burung yang vulnerable (VU) atau rentan terancam punah.

Diperkirakan hanya ada sekitar 10.000 - 19.999 individu dewasa di alam liar.

Tren populasi yang diketahui saat ini mengenai jenis ini terus menurun akibat tekanan perburuan liar dan alih fungsi lahan habitatnya.

Sedang informasi terkait perkembang biakkannya masih belum banyak diketahui.

Hal ini masih membuka kesempatan untuk terus melakukan riset atau penelitian agar ada pengetahuan baru untuk mendukung kebijakan dalam pelestarian burung spesial ini di alam liar.

Akhirnya...

Hingga sore jam 16.30 WIB kami sudahi pengamatan hari itu, berkemas dan pulang dengan riang gembira.

Semoga Puyuh-gonggong Biasa si Primadona dari Timur Jawa ini dapat hidup lestari dan tidak punah di alam liar.

Sumber:
https://www.hbw.com/
https://www.iucnredlist.org/

Pengalaman Mendapat e-mail Good News! Your Site Is Now Ready To Show Adsense Ads

Leave a Comment
Saya mulai blog ini di bulan Mei 2010.

Awalnya karena saya ikut klub pengamatan burung di kampus, dimana para anggotanya sering bertukar cerita lewat blog.

Melihat keasyikan dan kemesraan tersebut, memicu saya untuk membuat blog ini.

Beberapa saat kemudian, bertemu dengan adik tingkat yang kebetulan suka nge-blog.

Dari hasil obrolan dengannya, ternyata dia sudah menjadi publisher untuk Google Adsense pada tahun 2010.

Nah, mulai saat itulah saya semakin tertarik untuk nge-blog.

Namun kenyataan berkata lain.

Ide-ide tulisan salah satunya dari cerita lapangan hasil pengamatan burung sebenarnya banyak sekali. Tapi melawan rasa malas adalah persoalan tersendiri.

Hingga akhirnya di tahun 2015, saat saya lulus kuliah dan lakon hidup harus berganti.

Saya harus hidup mandiri. Alhamdulillah mendapat pekerjaan dengan sistem kontrak jangka menengah (1-3 bulan) pada tahun 2015 dan sejak 2016 hingga sekarang, pemandu pengamatan burung adalah pekerjaan tetap saya.

Di tahun 2016, saya tengok lagi blog ini. Lalu teringat dengan pembicaraan dengan adik tingkat.

Lalu blog ini coba saya ganti template-nya dan mulai menambah tulisan atau artikel.

Tak lupa saya daftarkan ke Google Search Console/Webmaster, Google Analytic dan Bing.

Setelah itu, saya beranikan diri untuk daftar ke Google Adsense.

Proses pengajuan awal hingga review tahap pertama, tidak begitu mendapat hambatan. Alias saya lolos review tahap pertama.

Dimana dalam rentang waktu satu tahun (2016-2017) iklan sudah tayang di blog ini.

Hingga saya melakukan kesalahan, yakni mengutak-atik template ini. Berakibat e-mail penolakan dan iklan tidak tayang lagi.

Apakah domain blogspot.com diterima adsense?

Awalnya sedikit putus asa, dan saya akui untuk meminta akun di Google Adsense sangat susah. Dimana domain masih gratisan, sementara banyak yang menyarankan untuk ganti ke Top Level Domain seperti .com, .org, .id, .xyz dst.

Semangat saya muncul lagi setelah tak henti-hentinya googling.

Masih banyak domain gratisan seperti namadomain.blogspot.com yang dihiasi iklan dari Adsense.

Selama tahun 2018 saya coba lagi untuk membenahi blog, menambah artikel, membaca lagi tips dan trik dari blogger lain yang sudah diterima sepenuhnya.

Hingga akhirnya pada 11 Maret 2019 ini saya mendapat e-mail berikut:

Good News! Your site is now ready to show Adsense ads.
E-mail dari Google Adsense tentang kesiapan blog ini menampilkan iklan. Dok. Pribadi

Pada intinya, blog ini yang masih berdomain blogspot.com sudah siap / bisa menampilkan iklan dari Adsense. Alias terbukti bisa diterima Google Adsense.

Sebelum mendapat pemberitahuan tersebut, hal-hal yang saya lakukan antara lain (sesuai ingatan he..he..):
  1. Memperbaiki lay-out template dan navigasi blog.
  2. Mengubah ke HTTPS.
  3. Mendaftarkan ulang ke Google Search Console / Webmaster dan Bing.
  4. Fetch as Google / URL inspection dan Fetch as Bing tiap artikel dan laman.
  5. Mendaftakan site yang sudah HTTPS ke Adsense tanggal 10 Maret 2019.
  6. Menambah artikel hingga total ada 28 buah.
  7. Setiap ada tulisan baru saya bagikan ke fan-page dan Google Plus (sebelum hilang per April 2019).
  8. Lalu lintas kunjungan harian rata-rata 138 kunjungan (UV) dalam seminggu via Google Analytic.
Walaupun sudah mendapat e-mail tersebut, bukan berarti sudah mendapat persetujuan penuh dari Adsense.

Mungkin bisa saya simpulkan, e-mail tersebut adalah pengumuman lolos tahap review pertama Google Adsense.

Karena saya belum mendapat PIN Verifikasi yang akan tiba jika pendapatan sudah di angka $10 atau sekitar Rp. 130.000,-.

Atau kawan-kawan yang kebetulan membaca artikel ini dan ada pengalaman dengan Adsense mungkin bisa berkomentar di bawah.

Demikian cerita pengalaman saya  mendapat e-mail "Good News! Your Site Is Now Ready To Show Adsense Ads."

Semoga bermanfaat dan Terima kasih.

Penukaran Mata Uang Asing di Bank BCA KCP Kota Batu

4 comments
Kota Batu merupakan salah satu icon wisata di Jawa Timur.

Berbagai lokasi wisata di kota Batu semakin ramai dikunjungi wisatawan baik lokal maupun interlokal, alias turis manca negara.

Mengamini julukan KWB atau kota wisata Batu, sampai saat ini banyak bermunculan wahana atau tempat wisata baru.

Entah itu spot foto selfie di sekitar air terjun, hutan lalu ada juga tempat nongkrong yang instagramable dan lain sebagainya.

Hal ini tentu juga berimbas baik kepada perusahan atau agen perjalanan wisata dengan meningkatnya kunjungan wisatawan yang memakai jasa mereka.

Di tahun 2016 Jatimpark Group meluncurkan money changer atau penukaran uang asing baru. Tujuannya jelas untuk memudahkan bule yang kehabisan rupiah atau belum sempat menukarkan mata uangnya ke rupiah.

Serta para guide atau pemandu yang dapat gaji dan tip masih berbentuk dollar atau mata uang lain, bisa langsung menukarkan pendapatannya setelah mengantar tamu di Jatimpark Group.

Selanjutnya bisa baca disini.

Pengalaman Menukar Mata Uang Asing di Kota Batu

Selain di tempat tersebut, ada satu lokasi yang pernah saya pakai jasa penukaran mata uang asingnya.

Salah satu lokasi tersebut pernah saya kunjungi sebanyak dua kali untuk menukar dollar hasil gajian dari memandu pengamatan burung.

Sebelum itu saya riset alakadarnya terlebih dahulu, namun sangsi dengan hasil pencarian di Google Search dan Google Maps.

Hasil yang muncul antara lain: Western Union dan Express Money yang tidak ada ulasannnya, hanya informasi alamat. Sedangkan ketika titik lokasi saya lihat di Google Streetview, tidak ada penampakan tanda / plang toko sesuai hasil pencarian di atas.

Kebanyakan hasil pencarian lainnya mengarah ke kota Malang yang jauhnya sekitar 15 Km.

Akirnya saya memutuskan untuk memilih kantor cabang Bank BCA Kantor Cabang Pembantu (KCP) kota Batu karena lokasinya yang cukup dekat dengan tempat saya singgah.

Lokasinya berada 300 meter ke arah barat dari alun-alun kota Batu, persis di pojok barat daya atau setelah perempatan lampu merah di kiri/selatan jalan. Dekat dengan Klenteng Kwan Im Tong.

Berikut petanya untuk membantu pencarian anda:
 


Beralamatkan di Jl. Panglima Sudirman No.1/5, Ngaglik, kecamatan Batu, kota Batu, Jawa Timur Kode Pos: 65311.

Jam bukanya sama dengan bank-bank lain yaitu Senin-Jumat mulai dari jam 08.00 hingga 15.00 WIB, hari Sabtu dan Minggu tutup.
Untuk cek harga penukaran uang asingnya atau nilai kurs-nya bisa di cek disini.

Syarat penukaran uang asing di bank BCA

Sesuai dengan pengalaman saya, syaratnya ada dua yaitu:
  1. KTP atau kartu identitas resmi lain.
  2. Uang asing yang akan ditukar.
Nah, ini foto bukti penukaran dollar yang sudah saya lakukan.
Bukti penukaran mata uang asing di Bank BCA KCP kota Batu, Januari 2019. Dok. Pribadi.
Bukti penukaran mata uang asing di Bank BCA KCP kota Batu, Januari 2019. Dok. Pribadi.

Pada tanggal 25 Januari 2019 harga pembelian dollar Amerika di bank BCA adalah Rp. 13.990,- dan saya mendapatkan harga tersebut untuk pecahan USD 100. Dan untuk pecahan lebih kecil (USD 10 & 5) dapat di angka Rp. 13.940,-.

Hal ini wajar berlaku di setiap tempat penukaran mata uang asing dimanapun.

Jadi menurut saya, apa yang diinfokan di web resmi mereka sama dengan apa yang dilakukan di lapangan.

Demikian pengalaman menukar mata uang asing di bank BCA KCP kota Batu, semoga anda yang bingung mencari lokasi money changer di kota Batu, bisa mencoba cara yang saya lakukan. Atau jika dari pembaca sekalian punya info lokasi lain di sekitar kota Batu, boleh dibagikan lewat komen di bawah.

Semoga bermanfaat dan Terima kasih.

Contact Form

Name

Email *

Message *