10 Fakta Mengenal Burung Sikatan Ninon yang Hanya Ada di Jawa!

Beberapa pakar peburungan menyebut burung ini hanya bisa ditemukan di pulau Jawa. Bernama Sikatan Ninon.

Nama ilmiahnya bernama Eumyas indigo, lebih dikenal Indigo Flycatcher bagi orang-orang Eropa, Amerika atau orang luar negeri lainnya.


Di akhir artikel, saya sertakan juga video tentang suara burung sikatan ninon beserta 5 fakta menarik lainnya. Subscribe juga ya lur!

Bagi pengamat burung luar negeri, burung ini menjadi target untuk diamati jika mereka sedang melakukan perjalanan wisata di pulau Jawa.

foto sikatan ninon atau indigo flycatcher
Foto burung Sikatan Ninon dewasa (Eumyias indigo) atau Indigo Flycatcher.

Begitupun bagi pengamat burung dalam negeri, khususnya yang tinggal di luar Jawa.

Kebetulan saya sudah pernah mengamati burung ini sejak pertama kali melakukan pengamatan burung. Saya sering sekali bertemu jenis ini jika sedang melakukan pengamatan di daerah pegunungan Jawa.

Di tulisan ini saya akan membahas mengenai klasifikasi, ciri-ciri, perbedaan jantan dan betina serta anakan, habitat, makanan dan perilaku, perkembangbiakan dan status konservasi burung sikatan ninon.

1. Klasifikasi burung Sikatan ninon.

Dahulu jenis ini memiliki tiga sub-spesies atau ras antara lain ruficrissa, cerviniventris dan indigo. Namun dengan berkembangnya ilmu peburungan, ketiga ras yang berada di Sumatera-Kalimantan (ruficrissa, cerviniventris) dan Jawa (indigo) dipisah menjadi dua spesies yang berbeda.

Berikut klasifikasi lengkapnya:

 

Kerajaan: Animalia

Filum: Chordata

Kelas: Aves

Ordo: Passeriformes

Famili: Muscicapidae

Genus: Eumyias

Spesies: Eumyias indigo 


Berikut ciri-ciri dan informasi burung Sikatan Ninon dari pengalaman pengamatan saya di alam dan berbagai sumber.

2. Ciri-ciri burung Sikatan Ninon.

Ukuran: kecil sekitar 14 cm.

Ciri: warna bulu dominan biru. Muka berwarna gelap, tungging (area di sekitar kloaka) kekuning-kuningan. Warna biru muda di membentang di dahi, atas mata, mahkota hingga tengkuk dan di tepi bulu sayap atas dan bulu terbang.

Biru terang pada bagian dalam dan ujung bulu sayap primer yang hitam. Ekor hitam dengan ujung biru terang. Tenggorakan biru muda. Sisi leher dan dada berwarna biru lebih gelap dibandingkan dengan tubuh bagian atas, kontras dengan abu abu-biru pucat di bagian perut dan sisi perut.

Iris mata berwarna gelap. Kaki dan paruh berwarna hitam.

3. Perbedaan jantan dan betina burung Sikatan ninon

Secara sekilas, jantan dan betina burung ini mirip. Termasuk dalam jenis monomorfis kelamin.

Cara membedakannya ialah betina sikatan ninon memiliki warna gelap di bagian muka yang lebih sedikit dibanding burung jantan. Hal ini perlu jam terbang pengamatan di lapangan yang tinggi.

4. Anakan burung Sikatan Ninon.

Remaja jenis ini memiliki warna yang lebih kusam di bagian atas dibanding burung dewasa dengan coretan-coretan melintang gelap. Dahi dan bagian atas kepala berwarna biru lebih pucat.

Tunggir (pangkal ekor bagian atas) lebih gelap dengan bulu mengembang di bagian bawah kekuningan dengan ujung gelap. Ekor seluruhnya hitam.

Muka berwarna gelap dengan ujung bulu kekuningan, dagu hingga dada bertotol kekuningan besar dengan tepi bulu hitam. Perut bertotol lebih besar dan tungging berwarna putih kekuningan.

 

5. Habitat Sikatan Ninon.

Di jawa habitat aslinya ada di hutan pegunungan dan hutan lumut dari ketinggian 900 hingga 2.600 meter di atas permukaan laut. Di atas ketinggian 2.600 mdpl burung ini semakin jarang dijumpai.

6. Makanan dan Perilaku Makan Sikatan Ninon.

Makanan utamanya adalah serangga kecil, termasuk kumbang (Coleoptera), juga materi nabati dan buah, misalnya: buah beri (Sambucus nigra).

Perilaku atau kebiasaan: Soliter/sendiri atau berpasangan; diluar musim kawin bergabung dengan kelompok spesies lainnya.

Jinak dan mudah didekati. Mencari makan di bagian bawah, seringkali di semak yang gelap; juga bertengger di kanopi rendah hingga tengah, memungut serangga dari dedaunan. Mengejar serangga yang sedang terbang, tetapi jarang dari tempat bertengger terbuka; mengambil beri sambil melayang.

7. Perkembangbiakan Sikatan Ninon.

Musim kawin antara bulan Februari hingga Agustus dan Desember, dengan puncaknya antara Maret hingga Mei. Kemungkinan berkembang biak sepanjang tahun.

Sarang berbentuk cangkir kecil yang terbuat dari lumut, rumput kering, akar dan bulu, ditempatkan menggantung di bawah permukaan batu.

Meletakkan dua telur; tidak ada informasi tentang lama pengeraman dan lama bersarang.

8. Perbedaan Sikatan Ninon dengan Tledekan Laut.

  1. Sikatan Ninon merupakan jenis penetap atau residen, sedangkan Tledekan Laut (nama pasar) atau dikalangan pengamat burung lebih dikenal dengan Sikatan Biru-putih (Cyanoptila cyanomelana) merupakan jenis pendatang/migran, yang berasal dari Asia Timur (CIna, Rusia, Korea dan Jepang).
  2. Tledekan Laut/Sikatan Biru-putih memiliki ukuran lebih besar (16-17 cm) dibandingkan dengan Sikatan Ninon (14 cm).
  3. Tledekan Laut/Sikatan Biru-putih memiliki warna hitam di muka hingga dada dan warna putih bersih dari perut hingga tungging. Sedangkan Sikatan Ninon warna hitam hanya di bagian muka dan warna abu-abu di bagian dada hingga tungging.
  4. Jantan dan betina Tledekan Laut memiliki warna berbeda (Jantan: Biru, hitam dan putih sedangkan betina: dominan coklat muda dan putih krem). Jantan dan betina Sikatan Ninon relatif sama.

9. Status Konservasi Sikatan ninon.

Burung Sikatan Ninon saat ini tidak termasuk ke dalam daftar jenis satwa liar yang dilindungi berdasar Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/ KUM.1/8/2018.

Dalam daftar IUCN redlist burung ini masuk ke dalam kategori Least Concern atau kurang mendapat perhatian. Jumlah populasinya belum banyak diketahui. Merujuk pada BirdLife Data Zone,  kemungkinan populasi menurun seiring berkurangnya habitat alami seperti hutan pegunungan di Jawa dan perburuan untuk burung kicau.

Harapannya akan ada perhatian dari para pengamat, peneliti dan pemerintah untuk mengkaji ulang mengenai informasi biologi dari Sikatan Ninon. Sehingga muncul kebijakan konservasi agar Sikatan Ninon hidup lestari.


10. Suara Sikatan ninon

Burung ini merupakan anggota dari kelompok Passeriformes atau burung passerine, dimana bernyanyi atau berkicau merupakan salah satu ciri yang membedakan dengan kelompok non-passerine.


Suara burung sikatan ninon
Sikatan ninon dewasa. dok pribadi.


Suara burung sikatan ninon berupa seri nada yang panjang "fi-fu-fiu-fit". Suara panggilan "thrr..thrr" atau "tzitt..tzitt".

Untuk jelasnya, silahkan putar video rekaman suara sikatan ninon di bawah ya!

Video suara Sikatan ninon

Sebelum saya tutup, seperti yang saya janjikan di atas berikut ini video suara burung sikatan ninon dari alam dan 5 fakta menarik lainnya, jangan lupa like, comment, share dan subscribe ya!

Salam Manuk!



Sekian dan wassalam.

Pengalaman 1 Cara Meningkatkan Penghasilan di Shutterstock

Tidak bisa dipungkiri sebagian besar para kotributor microstock pada khususnya shutterstock berharap selalu dapat meningkatkan pendapatannya.

Mulai dari menambah stock galeri atau portofolio, diversifikasi karya mulai dari foto, footage video, musik bahkan ilustrasi digital dan lain sebagainya.

Di musim wabah covid-19 ini, keluar rumah menjadi hal yang sangat tidak disarankan atau bahkan dilarang. Intinya sangat beresiko!

Jujur saja, ini membuat saya khawatir dengan pendapatan yang biasanya saya dapatkan dari menjadi pemandu pengamatan burung liar.

Rejeki adalah Tuhan yang mengatur, namun tetap manusia yang berusaha atau dalam bahasa saya adalah, manusia yang membuat lantaran atau jalannya.

Akhirnya saya mulai memakai waktu di rumah untuk menjalankan blog ini dan akun kontributor shutterstock saya.

Selama bulan Desember, di basecamp birdpacker saya belajar menggunakan Adobe Illustrator untuk membuat ilustrasi burung yang akan digunakan dalam proyek nasional Atlas Burung Indonesia.


ilustrasi burung layang-layang api
Ilustrasi digital pertama saya, dibuat menggunakan adobe illustrator.

Apa itu Atlas Burung Indonesia?

Saya jawab lain waktu saja ya, ditulisan ini akan fokus membahas salah satu pengalaman saya meningkatkan pendapatan di shutterstock.

Jika ada dari kawan-kawan yang membaca tulisan ini, dan belum tahu apa itu shutterstock silahkan kunjungi web resminya atau juga tulisan pertama saya di blog ini tentang pengalaman sebulan menjadi kontributor shutterstock.

Baik kita lanjut saja...

Dengan kondisi sekarang ini, mungkin menjadi sulit untuk mencari footage video dan foto luar ruangan bagi kawan-kawan kontributor yang tema galeri atau portofolionya foto luar ruangan.

Sarannya mungkin sekreatif mungkin mencoba memotret atau merekam objek-objek disekelilingi rumah dengan catatan tetap jaga kondisi aman.

Para ilustrator digital mungkin memiliki sedikit kendala yang dihadapi, tapi saya juga kurang mengerti.

Sempat saya mencoba mengirim gambar ilustrasi, dengan inspirasi dari internet. Dikerjakan dalam waktu yang singkat, mungkin sekitar 2 jam.

Tapi sayang gagal.

Oh ya, mungkin sampai disini ada yang tertarik menjadi kontributor shutterstock untuk bekerja dirumah dimasa wabah corona ini?

Monggo saya sediakan tautan untuk bergabung. Klik disini.

Baca juga: GAMPANG!!! Cara Mendaftar Menjadi Kontributor Shutterstock!


Lanjuuuut...

Nah, saya ingin membagikan satu pengalaman saya dalam meningkatkan pendapatan kita di salah satu situs besar microstock ini.

Caranya adalah dengan mengikuti referral program dari shutterstock ini.

Kita tinggal diminta memasang link referral kita di media sosial, blog atau website kita.

Eits tunggu dulu, sebaiknya jangan asal pasang tautan tersebut.

Ada baiknya teman-teman juga bercerita mengenai apa itu shutterstock, tata cara mengunggah karya, keuntungan bergabung dari pengalaman teman-teman semua.

Karena tujuannya adalah bukan sekedar orang meng-klik tautan tersebut namun juga kita mendorong orang untuk bergabung dan berkontribusi aktif serta tentu saja orang tersebut juga mendapatkan keuntungan.

Begitu kurang lebih cara kerjanya.

Contohnya, saya menulis tentang pengalaman saya bergabung di shutterstock di blog ini. Lalu selama saya bercerita saya juga membubuhkan link referral saya.

Hasilnya menurut saya luar biasa, sedikit bocoran screenshot pendapatan saya yang tertampil di dashboard awal.

Cara meningkatkan penghasilan di Shutterstock
Laporan penghasilan di muka awal kontributor shutterstock.

Jujur sampai saat ini, saya sama sekali belum payout atau gajian dari situs ini. Sudah sangat jarang upload foto lagi.

Dari foto di atas sudah kentara kan, sejak bergabung baru 2 unduhan saja dari portofolio saya. Tapi dari referrals, sudah sekitar 56 uduhan dari total 263 akun referrals hingga tulisan ini dibuat.

Oh iya, dari 1 karya kontributor referral yang diunduh orang kita akan mendapat komisi sebesar $0,04 untuk gambar atau foto dan 10% dari video.

Saya tidak menyangka bisa mendapatkan 263 kontribur yang bergabung lewat tautan yang saya pasang di blog ini. Dari sekian banyak kontributor yang bergabung, mungkin hanya 5% yang aktif memperbarui portofolionya.

referral program shutterstock.
Tampilan muka referral program shutterstock.


Monggo bagi yang sudah bergabung, bisa mencoba cara ini.

Untuk mencari tautan link referral, setelah masuk atau log in di dashboard silahkan cari "earnings" di pojok kiri atas, lalu klik "my referrals".

Selanjutnya cari "Invite fellow artists" dan salin tautan kodenya.
Silahkan pasang di platform yang cocok dengan kawan-kawan, jangan lupa untuk membimbing calon kontributor baru. Agar semua senang.

Saya membayangkan jika teman-teman rajin upload dan mengundang orang-orang yang aktif berkontribusi di shutterstock, besar kemungkinan penghasilan teman-teman minimal menyentuh batas minimal gaji bisa ditarik.

Ada satu cara lagi yang belum pernah saya coba, yaitu mengundang pembeli karya ke untuk membuat akun dan bertransaksi di shutterstock. Masih mikir caranya, toh saya belum pernah beli gambar atau video di shutterstock. Mungkin lain waktu.

Sekian cerita pengalaman saya dalam meningkatkan pendapatan di shutterstock. Semoga bermanfaat.

Terima kasih dan Salam Olahraga.

Tempat Penukaran Mata Uang Dollar Amerika Seri Lama di Banyuwangi

Ini adalah cerita saya menukar dollar amerika seri lama di Banyuwangi, Jawa Timur.
Oktober 2019 merupakan waktu yang cukup sibuk bagi saya untuk memandu orang mengamati burung di alam. Alhamdulillah, dapur masih bisa ngebul!

Salah satu diantaranya, saya mengantar 2 pasangan suami istri asal Perancis untuk melihat burung di sekitar hutan Malang dan Banyuwangi.

Tak hanya melihat, mereka membawa peralatan kamera yang mumpuni lengkap dengan lensa galon aqua yang besar itu.

Singkat cerita, hanya ada masalah dihari pertama. Saya harus langsung mengajak mereka ke Banyuwangi setibanya mereka di Malang. Alasannya, target burung mereka di Malang sedang sangat sulit ditemui.

Alhamdulillah selama di Banyuwangi target burung yang ingin mereka lihat dan potret berhasil didapatkan. Hingga akhirnya adalah tahap pembayaran seluruh akomodasi, transportasi, makan, jasa pemandu lokal dan seterusnya di hari terakhir sebelum kami berpisah di Bandara Blimbingsari.

Beberapa minggu sebelum trip ini berjalan, kami sepakat untuk pembayaran menggunakan dollar amerika atau US$. Hal ini lebih memudahkan mereka untuk menghemat waktu menukar rupiah dan tentunya menghemat tempat penyimpanan mereka, alias dompet.

Setelah pembayaran selesai dan mereka sudah saya antar ke bandara Blimbingsari, Banyuwangi, saya langsung mencari tempat penukaran mata uang asing khususnya dollar amerika di sekitar Banyuwangi.

Seperti pengalaman saya beberapa kali menukar uang asing, saya lebih cenderung memilih bank untuk membeli rupiah. Alasan saya memilih bank untuk menukar uang adalah, selisih harga yang terbilang kecil.

Selanjutnya saya menuju KCP Bank BRI Banyuwangi, lalu tiba saatnya saya dipanggil teller. Saya serahkan semua pecahan uang dollar amerika dari tamu saya beserta identitas saya sebagai syarat penukaran uang asing.

Lalu teller akan melakukan konfirmasi terkait perubahan harga penukaran uang asing dan hal lain.
Benar saja setelah saya menunggu sekitar 10 menit, teller memanggil.
Ada  2 hal yang disampaikan, pertama terkait harga rupiah yang bisa diberikan per satu dollarnya dan ada 2 lembar uang dollar saya yang tidak bisa ditukar.

Waduh, alasannya adalah seri 2 lembar uang dollar tersebut sudah agak kadaluwarsa beredar di Indonesia. Mbak teller yang saya lupa nama tapi ingat senyumannya itu mengatakan lagi bahwa, uang tersebut masih berlaku di negara asalnya.

Karena saya harus segera mendapatkan rupiah untuk membayar kebutuhan trip ini, saya mencoba menanyakan kepada teller tersebut tentunya yang saya lupa namanya, apakah ada tempat lain untuk menukar pecahan seri lama dollar in?

Dengan ramah beliau yang masih kisaran umur 20-30 saya yakin menjawab dengan ramah untuk mencoba di penukaran uang di sekitar kota Banyuwangi atau mencoba di Bank BCA.

Setelah mengucapkan terima kasih, saya bungkus rupiah yang berhasil didapat lalu segera menuju Bank BCA KCU Banyuwangi.

Saya tiba setengah jam sebelum jadwal bank tutup. Untung tidak ada antrian, sehingga saya langsung menghadap ke teller yang masih mbak-mbak juga.

Oh ya, seri pecahan dollar amerika saya adalah KL - xxxsekian, seperti gambar di bawah ini.
Uang dollar amerika pecahan lama seri KL.
Uang dollar amerika pecahan lama seri KL.

Beserta KTP saya berikan uang tersebut, duduk menunggu konfirmasi sambil mencari alternatif lokasi lain jaga-jaga jika bank ini juga menolak.

Dengan durasi yang sama, lalu saya dipanggil.

Sambil menyodorkan struk  teller meminta tanda tangan saya, yang artinya seri dollar amerika lama (KL) ini bisa ditukar di bank BCA KCU Banyuwangi. Berikut struk penukarannya ada di bawah.


Bukti penukaran dollar amerika di bank BCA Banyuwangi
Bukti penukaran dollar amerika di bank BCA Banyuwangi
Bagi yang memiliki kasus yang sama, silahkan dicoba menukar di bank BCA khususnya di Banyuwangi. Berikut link ke google maps agar tidak repot.

Mungkin saja di bank BCA kota lain kasus yang sama ini bisa tertangani, sampai saat ini saya belum mengalami. Mungkin di masa depan ya.

Terima kasih, dan SALAM.

10 Fakta Menarik tentang Bekantan si Monyet Hidung Besar!

Di bulan April 2019 kemarin saya mendapat kesempatan mengikuti boat trip di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.

Ini adalah kunjungan kedua saya ke pulau terbesar ketiga di dunia setelah tahun 2010 silam.

Oh ya, boat trip di Tanjung Puting sangat khas menggunakan kapal kelotok sebutan khas masyarakat di sekitar Pangkalan Bun.

Perbedaan kelotok dengan yang lain adalah kapal ini menggunakan mesin truk (pada umumnya) yang sudah di edit untuk bisa menjalankan kapal di sungai.

Selama 3 hari 2 malam, saya menginap di hotel yang sudah dipindah di kapal kelotok tersebut.

Tujuan utama wisata di Tanjung Puting adalah menyusuri sungai Sekonyer untuk melihat Orang Utan Kalimantan, kera dan monyet serta keanekaragaman hayatinya yang sebagian besar hanya dijumpai di pulau Kalimantan.

Untuk kali ini saya akan bercerita mengenai fakta-fakta terkait salah satu monyet paling eyecatching dan melimpah disana yaitu Bekantan.

Bekantan Jantan Tanjung Puting
Close up Bekantan Jantan dari samping di pepohonan TN Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.

1. Ciri-ciri Bekantan

Bekantan in english adalah Proboscis Monkey.
Yup, dia adalah monyet bukan kera. Sangat mudah diketahui cirinya yang memiliki ekor panjang, sedang kera tidak.

Ciri-ciri bekantan adalah warna rambut tubuhnya cukup beragam mulai dari oranye cerah, coklat kemerahan, coklat kekuningan atau merah bata di bagian punggung (dorsal). Warna rambut di bagian dada hingga perut (ventral) antara lain abu-abu muda, kekuningan, atau keabu-abuan hingga oranye muda.
Dewasa memiliki wajah berwarna oranye-merah muda. Spesies ini memiliki area besar dari kulit kasar dan keras di kedua sisi pangkal ekor di pantat. kedua jenis kelamin terlihat hamil selamanya, karena perutnya terlalu besar dan menonjol.

Ciri untuk membedakan jantan dan betina sebagai berikut:
  • Jantan; panjang kepala hingga ekor sekitar 73-76 cm dengan berat tubuh sekitar 20 Kg, hidung besar dan panjang bisa menggantung di bawah mulutnya (bisa mencapai 10-18 cm). Penis berwarna merah dengan scrotum berwarna hitam. Di bagian tengkuk berwarna coklat gelap.
  • Betina; panjang kepala hingga ekor sekitar 61-64 cm dengan berat tubuh setengah dari jantan atau sekitar 10 Kg. Hidungnya untuk golongan primata berukuran besar namun jauh lebih kecil dibanding jantannya.

Dewasa Bekantan betina bersama anaknya.
Dewasa Bekantan betina bersama anaknya.

2. Nama lain

Selain nama Proboscis monkey, ada julukan lain yaitu Long-nosed monkey. Di Indonesia paling tidak ada dua sebutan lain yakni Bangkatan dan Monyet Belanda.

3. Endemik Kalimantan

Hanya bisa ditemukan atau hidup secara liar di pulau Kalimantan di tiga negara Brunai Darussalam, Malaysis dan Indonesia.

Habitatnya biasanya di dekat air, sungai dan lahan basah berupa hutan bakau, rawa, dan hutan pantai serta mudah dijumpai dipinggiran air atau sungai tempat ia mencari makan. Tidak ditemukan di atas ketinggian 200 mdpl dan jarang ditemui lebih dari 1 Km dari badan air.

Lha di kebun binatang ada bro?
Buset, tempat tinggal aslinya bro, itu mah pindahan alias transmigrasi.

4. Pendeskripsi Bekantan

Dikenalkan atau dideskripsikan pada dunia sains atau ilmu pengetahuan pada tahun 1787 oleh seorang botanis berkebangsaan Jerman dengan nama Friedrich von Wurmb.

Hebat ya, ahli tanaman tapi malah mengenalkan pada dunia tentang monyet berhidung ekstra mancung ini.

5. Arti Kata Ilmiah

Beliau menyematkan nama ilmiah Nasalis larvatus yang berarti dalam bahasa Indonesia (versi saya) adalah monyet yang bertopengkan hidung.
Atau silahkan artikan sendiri guys. Begini:

Nasalis: "a small muscle on each side of the nose that constricts the nasal aperture by the action of a triangular transverse portion which draws the lateral part of the aperture upward and a quadrangular alar portion which draws it downward "

larvatus: "masked".

6. Primata yang Pandai Berenang

Tidak seperti Orang Utan, walau hidupnya banyak dihabiskan diatas pohon (arboreal) dibandingkan didarat (terestrial) Bekantan pandai berenang di air untuk menyeberang dari tepian satu ke lainnya hingga 20 meter. Hal ini didukung dengan adanya selaput pada beberapa jari kaki mereka.

Lebih pandainya lagi, mereka memanfaatkan kapal kelotok yang berhenti untuk melompat ke sungai karena mereka tahu jika ada kapal kelotok lewat atau berhenti maka tidak ada buaya yang menunggu mereka di air atau sungai.

7. Misteri dibalik Hidung Panjang Bekantan.


Hidung yang besar dan panjang adalah tanda Bekantan jantan dan akan membesar seiring bertambahnya umur mereka.
Lalu jika ada yang paling besar diantara satu kelompok, itu menandakan dia adalah pemimpin kelompok tersebut atau biasa disebut dengan Alpha Male.

Mengutip phys.org selain tanda kepemimpinan hidung besar Bekantan memiliki fungsi lain seperti menarik lawan jenis. Ada kecenderungan hubungan ukuran hidung Bekantan jantan dengan jumlah pasangan betinanya atau harem.

Hidung besar dan panjang Bekantan jantan juga berpengaruh pada besar kecil resonansi suara yang dihasilkan serta kualitas pejantannya.

Selengkapnya silahkan baca disini.

8. Makanan Bekantan

Makanan Bekantan
Bekantan betina sedang makan buah yang ada di hutan Tanjung Puting.



Monyet ini dikategorikan sebagai folivore / frugivore (cenderung memakan daun dan buah) dengan persentase buah buahan (40.33%), dan bunga (2.97%) sebagai tambahan daun-daunan (51.94%), serangga dan kulit kayu (<1%) lalu yang tidak diketahui (4.68%).

Uniknya, Bekantan bisa makan malam sebanyak dua kali dalam semalam. Kok bisa?
Jadi ia adalah satu satunya primata yang mengunyah makanan lalu dimuntahkan untuk dimakan kembali.

Detailnya bisa ikuti link di https://www.newscientist.com/

9. Predator Bekantan

Sinyulong (False gharial) merupakan predator alami dari Bekantan. Saudara buaya ini akan memangsa Bekantan dewasa maupun anakan yang sedang di tanjuk bawah pepohonan atau berenang serta terjatuh ke sungai dari pohon tidur atau pohon makannya.

10. Monyet yang Terancam Punah

Menurut IUCN Red List, populasi Bekantan yang ada di Indonesia diperkirakan kurang dari 1.000 individu dewasa dan terus menurun akibat salah satunya kerusakan habitat aslinya.

So, jadi itu 10 fakta menarik tentang Bekantan si monyet hidung besar. Mari kita jaga kelestarian hidup mereka agar tidak punah dan anak cucu kita bisa melihat hewan unik dari pulau Kalimantan ini.

Semoga bermanfaat, Wassalam!

Contact Form

Name

Email *

Message *