Pengalaman Pertama Kali Gajian dari Shutterstock

Akhirnya pecah telur juga alias gajian atau terima pembayaran pertama kali  di Shutterstock.


Tidak berniat untuk pamer, sombong dan lain seterusnya tulisan ini murni untuk berbagi pengalaman bagaimana akhirnya saya bisa mendapat bayaran pertama saya di salah satu microstock terbesar bernama Shutterstock.


Juga buat kawan-kawan kontributor yang penasaran. Silahkan disimak


Pecah telur pertama di Shutterstock

Kembali saya bercerita pertama kali mendaftar sebagai kontributor di sekitaran bulan Maret 2019. Lalu saya mengunggah beberapa foto dari smartphone, kamera DSLR.


Singkatnya hingga di bulan April 2019, akhirnya ada orang yang mau untuk membeli karya saya.


Selanjutnya kawan-kawan bisa baca di link di bawah ini untuk detail ceritanya.

1 Bulan Menjadi Kontributor Foto Di Shutterstock


Setelah melihat kejadian itu saya mulai semangat untuk browsing untuk baca atau nonton tips dan trik jualan foto atau video di Shutterstock, dan tentunya motret-motret lagi lalu diunggah untuk menambah "barang dagangan".


Namun ternyata, semangat saya di awal tersebut seringkali goyah dan membuat saya sangat jarang untuk menambah foto di portfolio.

Semangat saja itu kurang jika tidak dipadukan dengan disiplin, konsistensi, rajin, manajemen waktu serta fokus.


Saya cukup beruntung dengan artikel yang saya tulis tentang pengalaman menjadi kontributor, karena mendatangkan kontributor baru menggunakan link referral saya dan tentunya lebih rajin dari saya. Hehe


Hingga singkat cerita, di awal bulan Desember 2020 earnings saya sudah mendekati jumlah minimal pay out paling rendah yang sudah saya atur di bagian pengaturan (bagi yang belum tahu, silahkan lanjut baca sampai akhir).


Melihat hal tersebut saya optimis tahun depan, tepatnya Januari 2021 saya pasti bisa pay out dari Shutterstock alias bayaran.


Benar saja, menginjak pertengahan bulan Desember 2020 earnings atau pendapatan, sudah sedikit melewati target bayaran. Artinya, pembayaran dari Shutterstock akan segera dibayarkan bulan selanjutnya, yakni Januari 2021.


Selanjutnya, muncul notifikasi untuk mengisi form pajak W-8BEN.

Segeralah saya isi, dan tak lama setelah itu formulir pajak saya diterima.


Akhirnya di tanggal 31 bulan pertama 2021, earnings saya di dashboard kontributor kembali menjadi $0,00. Meleset dari perkiraan saya, yang biasanya sebelum tanggal di setiap bulannya.


Lalu saya cek di bagian Earnings >> Payment history. Terteralah informasi seperti gambar di bawah ini:


Informasi Payment history Shutterstock
Informasi di menu Payment history saat gajian pertama kali.


Dari informasi tersebut, hampir setiap hari saya menengok saldo di akun PayPal saya.

Sampai hari ke 6 bulan Februari 2021, saldo akun Paypal saya bertambah dengan keterangan adanya pengiriman pembayaran dari Shutterstock Images C.V. dengan nominal $35,40.


Alhamdulillah, setelah melalui waktu sekitar 1 tahun 9 bulan, gajian pertama kali dari Shutterstock saya terima.


Bayaran dari Shutterstock lewat PayPal
Bayaran dari Shutterstock lewat PayPal


Mungkin bagi sebagian orang, nominal di atas itu kecil dan memang saya atur ke batas bawah.

Tapi itu sangat berarti sekali bagi saya, dimana rasa penasaran sudah tidak menghantui.


Sejauh yang pernah saya alami, bayaran ini merupakan nominal terbesar yang pernah saya dapat dari internet. Serta yang pernah saya tulis di artikel sebelumnya, bahwa mencari uang di internet atau di dunia nyata itu sama-sama membutuhkan kerja keras.

2 Cara Mudah Jual Foto Di Shutterstock Lewat Laptop Dan Smartphone Android / IPhone


Beberapa hal yang bisa saya bagikan bagi kawan-kawan yang ingin segera bayaran adalah

  1. Tekun dalam membuat karya dan mengunggahnya
  2. Pelajari momen atau event, hari besar keagamaan, nasional, internasional yang akan terjadi dan segera diimplementasikan dalam foto, ilustrasi atau video
  3. Memanfaatkan program referal dari Shutterstock. Dari referral program inilah bayaran pertama ini menyumbang sekitar 85%  dibandingkan dengan penjualan langsung karya saya sendiri. He he


Demikian artikel ini, semoga memberi manfaat dan semangat bagi kawan-kawan kontributor shutterstock ataupun yang lainnya.

Wassalam.


2 Cara Mudah Jual Foto di Internet lewat Shutterstock lewat Laptop dan Smartphone Android / iPhone

Di jaman sekarang memotret adalah hal yang sangat mudah untuk dilakukan dengan majunya dan cukup terjangkaunya kamera. Paling tidak kebanyakan orang memiliki smartphone yang dilengkapi dengan kamera.


Kemudahan ini membuat kita sering mengabadikan momen apapun dimanapun kapanpun.


Tak terkecuali mereka yang memiliki perangkat kamera seperti kamera pocket, prosumer, DSLR dan mirrorless serta lainnya.


Foto-foto yang dihasilkan digunakan tergantung kebutuhan pribadi masing-masing. Misalnya, fotografer pernikahan ya kecenderungan digunakan untuk bisnis foto pernikahan.


Fotografer amatir atau penghobi fotografi, kebanyakan digunakan untuk kepuasan pribadi, tak sedikit juga menjadi unggahan di sosial media.


cara jual foto di shutterstock


Ada juga yang hanya disimpan dalam kartu memori, flashdisk, hardisk eksternal juga komputer.


Akan sangat sayang jika foto tersebut hanya di-anggurkan saja. Ada baiknya (bagi yang mau) hasil jepretan yang nganggur itu di-uangkan salah satunya lewat Shutterstock.


Bagi saya, jual foto di internet mengunggah foto di Shutterstock ini adalah untuk mencari uang tambahan atau tabungan. Kalau menjadi sumber penghasilan utama kok rasanya saya masih belum telaten. Tapi tetap perlahan-lahan saya telateni.


Nah, silahkan bagi kawan-kawan jika berminat untuk mencari uang tambahan/tabungan seperti saya atau malah dijadikan sebagai pekerjaan utama, tergantung dari niat dan kerja keras serta doanya.


Selanjutnya akan saya jelaskan.

Cara Jual Foto di Internet lewat Shutterstock

Pertama kali, anda harus mendaftar untuk mendapatkan akun di website yang kita bahas ini.


Saya sudah membuat tulisan tentang cara mendaftarnya, bagi yang belum tahu silahkan kunjungi tulisan saya di link berikut:

GAMPANG!!! Cara Mendaftar Menjadi Kontributor Shutterstock!

Atau jika teman-teman sudah mempelajari bisa langsung daftar lewat link referral saya berikut:

DAFTAR SHUTTERSTOCK KONTRIBUTOR


Ketika teman-teman sudah memiliki akun, silahkan untuk memulai menjual fotonya dengan cara mengunggah atau upload foto yang akan dijual dengan cara:

  1. Log in ke contributor.shutterstock.com lewat browser android/IOS atau PC/Laptop
  2. Setelah masuk di halaman dashboard, langsung klik "Upload Images"
  3. Pilih foto yang akan diunggah dan tekan OK
  4. Tunggu beberapa saat hingga proses selesai lalu tekan Next  pada bagian bawah-kanan
  5. Anda akan masuk pada laman To Submit, lalu centang box di pojok kiri atas salah satu foto yang terunggah dan isikan description (dalam bahasa inggris), category, location, more option (jika konten dewasa), model release (jika di dalam foto terdapat model, merk, atau properti yang diharuskan untuk dilampirkan ijin), serta kata kunci atau keyword.
  6. Untuk mengisi keyword terdapat alat bantu di bagian atas bernama Keyword Tool untuk membantu teman-teman menemukan keyword yang pas.
  7. Jika semua sudah terisi tinggal kita tekan Submit dan foto akan masuk ke tahap review (biasanya dalam 2-5 hari kerja atau terkadang bisa dalam waktu kurang dari 30 menit)
  8. Selanjutnya foto tersebut akan masuk ke bagian reviewed atau sedang dalam proses peninjauan. Hasilnya bisa diterima atau ditolak (dengan sebab-sebab yang diterangkan oleh pihak reviewer).
  9. Jika berhasil foto akan tayang di portofolio kita  paling lama 21 hari namun biasanya kurang dari satu hari hasil review sudah selesai dan silahkan berdoa agar Tuhan menggerakkan tangan-tangan orang untuk mengunduh/membeli karya kita jika foto sudah diterima.
Selain itu ada cara lain lewat aplikasi android dan IOS. Caranya hampir sama dengan atas, agar bisa memandu kawan-kawan yang baru bergabung berikut saya jabarkan:
  1. Download dan install aplikasi Shutterstock lewat Google Play bagi pengguna android dan AppStore bagi pengguna produk Apple.
  2. Silahkan daftar terlebih dahulu bagi yang belum atau Log in dengan username dan password bagi yang sudah.
  3. Setelah masuk di halaman dashboard silahkan pilih ikon panah ke arah atas.
  4. Lalu pilih ikon plus di bagian kanan atas.
  5. Pilih foto yang akan diunggah dari Gallery atau memotret lewat Camera.
  6. Tunggu proses uploading selesai.
  7. Setelah itu silahkan isi Description foto dalam bahasa Inggris, Kata kunci atau Keywords, Categories, Additional info (Editorial untuk foto yang terdapat unsur wajah atau merk tanpa kita memiliki model release, illustration dan konten dewasa atau mature content.
  8. Tambahkan model release jika ada.
  9. Jika sudah silahkan pilih save dibagian pojok kanan atas.
  10. Foto akan masuk tahap review. dan poin selanjutnya sama dengan poin 8-9 pada pembahasan mengunggah foto lewat browser.

Baca juga: 1 Bulan Menjadi Kontributor Foto Di Shutterstock


Sebelum menjual foto, sebaiknya dipastikan beberapa hal:
  1. Aturan pertama adalah ukuran foto minimal 4 MB
  2. Objek foto harus fokus (kecuali konsep blurry)
  3. Pencahayaan pas (tidak terlalu gelap atau terlalu terang)
  4. Tidak ada noise, artifact effect, bitmap dll
  5. Untuk tujuan komersil pastikan objek foto tidak terdapat wajah manusia, merk kecuali punya model release
  6. Sebaiknya pelajari minimal dasar-dasar fotografi terlebih dahulu, jika sudah mengusai dasarnya bisa ditingkatkan kualitas hasil foto agar bersaing dengan para fotografer yang juga bergerak di bisnis ini
  7. Pelajari trend  foto di tiap waktu, hari-hari peringatan nasional dan internasional dan jangan lewatkan momen yang mungkin bisa menjadi viral (selanjutnya mungkin akan kita bahas).
Catatan:
  • Setelah foto ter-upload dan tampil di portofolio kita, tinggal ditunggu ada yang men-download alias membeli atau tidak dalam waktu cepat atau lama setelah foto tersebut tayang. Bisa dijadikan bahan belajar dalam banyak hal misalnya kualitasnya layak jual atau tidak. Sedang trend, dibutuhkan banyak orang atau tidak.
  • Laku atau tidaknya foto kita bergantung pada pengguna shutterstock, maka dari itu kita harus rajin untuk mempelajari kebutuhan pengguna yang memiliki berbagai macam latar belakang agar peluang mendapatkan uang dari jualan foto semakin besar.
  • Bagi saya ini bukan easy money atau dapat uang dengan mudah seperti yang (mungkin) orang-orang ceritakan. Bekerja untuk mendapatkan uang di dunia nyata maupun dunia internet sama beratnya. Kerja keras, rajin, disiplin, pintar membaca peluang, kreatif, pantang putus asa dan pengorbanan-pengorbanan lain adalah kunci jika anda ingin mendapatkan hasil dari bisnis microstock ini.
Masih banyak yang mungkin bisa saya bahas disini, tapi akan malah melenceng dari tema atau judul utamanya. Jika ada pertanyaan, koreksi, tambahan dari para pembaca mari kita bahas di kolom komentar. Sebisa dan sesuai kemampuan akan saya jawab.


Semoga teman-teman semua bisa berhasil atau mendapatkan manfaat terutama manfaat finansial dari menggeluti usaha di bidang microstock ini. Salam sukses, sampai jumpa di tulisan saya selanjutnya dan Wassalam.


GAMPANG!!! Cara Mendaftar Menjadi Kontributor Shutterstock!

Cara mendaftar menjadi kontributor shutterstock di tahun 2020 ini bisa dikatakan mudah sekali dan tentunya gratis.

Kita tinggal mengisi data diri, alamat tempat tinggal dan alamat e-mail. Setelah itu kita bisa mengunggah foto, ilustrasi, vektor dan video.


Cara daftar kontributor shutterstock


Baiklah, langsung saja ke langkah-langkah mendaftar menjadi kontributor shutterstock.

  1. Silahkan masuk ke halaman shutterstock for contributor. Atau teman-teman bisa klik tautan referral saya disini.
  2. Di pojok kanan atas silahkan klik 'Sign Up'
  3. Silahkan isi data diri di kolom yang tersedia: Nama lengkap (sesuai KTP atau nama legal bisnis anda), Display name atau nama yang akan ditampilkan ke publik, alamat e-mail dan membuat password minimal 8 karakter.
    Formulir mendaftar kontributor shutterstock
    Formulir pertama untuk mengisi data diri. 

  4. Selanjutnya tekan 'Next'
  5. Akan muncul tampilan untuk memverifikasi e-mail yang didaftarkan.
  6. Selanjutnya buka inbox e-mail yang didaftarkan dan cari e-mail dari shutterstock. Klik linknya untuk verifikasi.
    verifikasi e-mail kontributor shutterstock.
    Screenshot verifikasi e-mail kontributor shutterstock.

  7. E-mail dan data diri anda sudah terverifikasi, lalu lanjut memasukkan alamat tempat tinggal dan surat menyurat.
  8. Isikan alamat di kolom yang tersedia. Saran saya isi sesuai alamat KTP. Lalu klik 'Next' dan selesai.
    Formulir untuk mengisi alamat domisili dan surat menyurat.

  9. Proses pendaftaran anda menjadi kontributor shutterstock sudah selesai.
Anda akan masuk ke dalam dashboard kontributor. Pelajari menu-menu yang ada di dalamnya. Anda bisa menambahkan foto diri, alamat url website/blog, akun sosial media untuk dipajang di profile anda.

Untuk menjadi kontributor aktif, anda tinggal mengunggah beberapa karya terbaik anda untuk pengajuan atau unggahan awal seperti foto, ilustrasi dengan format jpeg atau .eps, video klip singkat berdurasi sekitar 15 detik (saran, suara sudah dihilangkan).

Selanjutnya tim shutterstock akan me-review karya anda, sekali karya anda lolos maka anda sudah menjadi kontributor aktif dan bebas mengunggah karya tanpa ada batasan jumlah dengan catatan karya tersebut sepenuhnya adalah milik anda.

Jika karya anda ditolak pada unggahan pertama, jangan berkecil hati. Silahkan ajukan lagi dengan karya terbaik anda yang lain.

Lain waktu saya akan menuliskan tentang cara mengunggah karya dan mempelajari dashboard kontributor.


Kenapa harus mendaftar menjadi kontributor di shutterstock?

Dari sudut pandang saya ada beberapa keuntungan yang bisa kita dapatkan antara lain:

  1. Tambahan pendapatan. Dengan kita rajin mengunggah karya akan semakin besar peluang karya kita dibeli oleh pelanggan shutterstock. Nama-nama besar seperti: Google, AMC, Aol., BBDO, BuzzFeed, Capital One dan Marvel sudah menjadi langganannya bahkan perusahan-perusahan media dan content creator dalam negeri juga banyak yang berlangganan.
  2. Mudah. Seperti yang saya utarakan di awal, proses dan syaratnya terbilang mudah. Berbeda pada beberapa tahun lalu, kita disyaratkan memiliki pasport untuk menjadi kontributor shutterstock. Sekarang sudah tidak lagi. Minimal kita punya alamat e-mail untuk mendatar dan akun Paypal atau Payoneer untuk menarik penghasilan kita nantinya. Selain itu karya lebih mudah diterima atau lolos dibanding microstock lain.
  3. Meningkatkan kualitas. Ketika karya kita ditolak, selalu diberikan penjelasan akan hal tersebut. Nah, dari situ kita bisa belajar untuk meningkatkan kualitas karya kita. Selain itu kita juga bisa memantau tren karya di setiap bulannya.
  4. Daripada dibuang sayang. Poin ke empat ini bisa saya jelaskan begini, di jaman sekarang ini hampir semua orang menggunakan smartphone dengan spesifikasi menengah hingga tinggi. Begitupun juga kualitas kameranya, serta kadang kita juga suka memotret apapun entah itu penorama saat jalan-jalan misalnya. Nah, daripada hanya diunggah di sosial media tidak ada salahnya diunggah juga di shutterstock. Siapa tahu ada seorang desain grafis nun jauh disana yang membutuhkan foto background misalnya atau seorang jurnalis/blogger yang butuh foto untuk ilustrasi tulisannya misalnya, kan lumayan untuk tabungan dollar kita.

Oke, sekian dari saya kurang lebihnya mohon maaf. Jika ada pertanyaan silahkan ajukan dikolom komentar, sebisa mungkin akan saya jawab atau kita diskusikan bersama. Semoga beruntung, terima kasih dan wassalam.

Daftar menjadi kontributor shutterstock lewat referral link saya: http://submit.shutterstock.com?rid=230105025

Pengalaman 1 Cara Meningkatkan Penghasilan di Shutterstock

Tidak bisa dipungkiri sebagian besar para kotributor microstock pada khususnya shutterstock berharap selalu dapat meningkatkan pendapatannya.

Mulai dari menambah stock galeri atau portofolio, diversifikasi karya mulai dari foto, footage video, musik bahkan ilustrasi digital dan lain sebagainya.

Di musim wabah covid-19 ini, keluar rumah menjadi hal yang sangat tidak disarankan atau bahkan dilarang. Intinya sangat beresiko!

Jujur saja, ini membuat saya khawatir dengan pendapatan yang biasanya saya dapatkan dari menjadi pemandu pengamatan burung liar.

Rejeki adalah Tuhan yang mengatur, namun tetap manusia yang berusaha atau dalam bahasa saya adalah, manusia yang membuat lantaran atau jalannya.

Akhirnya saya mulai memakai waktu di rumah untuk menjalankan blog ini dan akun kontributor shutterstock saya.

Selama bulan Desember, di basecamp birdpacker saya belajar menggunakan Adobe Illustrator untuk membuat ilustrasi burung yang akan digunakan dalam proyek nasional Atlas Burung Indonesia.


ilustrasi burung layang-layang api
Ilustrasi digital pertama saya, dibuat menggunakan adobe illustrator.

Apa itu Atlas Burung Indonesia?

Saya jawab lain waktu saja ya, ditulisan ini akan fokus membahas salah satu pengalaman saya meningkatkan pendapatan di shutterstock.

Jika ada dari kawan-kawan yang membaca tulisan ini, dan belum tahu apa itu shutterstock silahkan kunjungi web resminya atau juga tulisan pertama saya di blog ini tentang pengalaman sebulan menjadi kontributor shutterstock.

Baik kita lanjut saja...

Dengan kondisi sekarang ini, mungkin menjadi sulit untuk mencari footage video dan foto luar ruangan bagi kawan-kawan kontributor yang tema galeri atau portofolionya foto luar ruangan.

Sarannya mungkin sekreatif mungkin mencoba memotret atau merekam objek-objek disekelilingi rumah dengan catatan tetap jaga kondisi aman.

Para ilustrator digital mungkin memiliki sedikit kendala yang dihadapi, tapi saya juga kurang mengerti.

Sempat saya mencoba mengirim gambar ilustrasi, dengan inspirasi dari internet. Dikerjakan dalam waktu yang singkat, mungkin sekitar 2 jam.

Tapi sayang gagal.

Oh ya, mungkin sampai disini ada yang tertarik menjadi kontributor shutterstock untuk bekerja dirumah dimasa wabah corona ini?

Monggo saya sediakan tautan untuk bergabung. Klik disini.

Baca juga: GAMPANG!!! Cara Mendaftar Menjadi Kontributor Shutterstock!


Lanjuuuut...

Nah, saya ingin membagikan satu pengalaman saya dalam meningkatkan pendapatan kita di salah satu situs besar microstock ini.

Caranya adalah dengan mengikuti referral program dari shutterstock ini.

Kita tinggal diminta memasang link referral kita di media sosial, blog atau website kita.

Eits tunggu dulu, sebaiknya jangan asal pasang tautan tersebut.

Ada baiknya teman-teman juga bercerita mengenai apa itu shutterstock, tata cara mengunggah karya, keuntungan bergabung dari pengalaman teman-teman semua.

Karena tujuannya adalah bukan sekedar orang meng-klik tautan tersebut namun juga kita mendorong orang untuk bergabung dan berkontribusi aktif serta tentu saja orang tersebut juga mendapatkan keuntungan.

Begitu kurang lebih cara kerjanya.

Contohnya, saya menulis tentang pengalaman saya bergabung di shutterstock di blog ini. Lalu selama saya bercerita saya juga membubuhkan link referral saya.

Hasilnya menurut saya luar biasa, sedikit bocoran screenshot pendapatan saya yang tertampil di dashboard awal.

Cara meningkatkan penghasilan di Shutterstock
Laporan penghasilan di muka awal kontributor shutterstock.

Jujur sampai saat ini, saya sama sekali belum payout atau gajian dari situs ini. Sudah sangat jarang upload foto lagi.

Dari foto di atas sudah kentara kan, sejak bergabung baru 2 unduhan saja dari portofolio saya. Tapi dari referrals, sudah sekitar 56 uduhan dari total 263 akun referrals hingga tulisan ini dibuat.

Oh iya, dari 1 karya kontributor referral yang diunduh orang kita akan mendapat komisi sebesar $0,04 untuk gambar atau foto dan 10% dari video.

Saya tidak menyangka bisa mendapatkan 263 kontribur yang bergabung lewat tautan yang saya pasang di blog ini. Dari sekian banyak kontributor yang bergabung, mungkin hanya 5% yang aktif memperbarui portofolionya.

referral program shutterstock.
Tampilan muka referral program shutterstock.


Monggo bagi yang sudah bergabung, bisa mencoba cara ini.

Untuk mencari tautan link referral, setelah masuk atau log in di dashboard silahkan cari "earnings" di pojok kiri atas, lalu klik "my referrals".

Selanjutnya cari "Invite fellow artists" dan salin tautan kodenya.
Silahkan pasang di platform yang cocok dengan kawan-kawan, jangan lupa untuk membimbing calon kontributor baru. Agar semua senang.

Saya membayangkan jika teman-teman rajin upload dan mengundang orang-orang yang aktif berkontribusi di shutterstock, besar kemungkinan penghasilan teman-teman minimal menyentuh batas minimal gaji bisa ditarik.

Ada satu cara lagi yang belum pernah saya coba, yaitu mengundang pembeli karya ke untuk membuat akun dan bertransaksi di shutterstock. Masih mikir caranya, toh saya belum pernah beli gambar atau video di shutterstock. Mungkin lain waktu.

Sekian cerita pengalaman saya dalam meningkatkan pendapatan di shutterstock. Semoga bermanfaat.

Terima kasih dan Salam Olahraga.

10 Fakta Menarik tentang Bekantan si Monyet Hidung Besar!

Di bulan April 2019 kemarin saya mendapat kesempatan mengikuti boat trip di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.

Ini adalah kunjungan kedua saya ke pulau terbesar ketiga di dunia setelah tahun 2010 silam.

Oh ya, boat trip di Tanjung Puting sangat khas menggunakan kapal kelotok sebutan khas masyarakat di sekitar Pangkalan Bun.

Perbedaan kelotok dengan yang lain adalah kapal ini menggunakan mesin truk (pada umumnya) yang sudah di edit untuk bisa menjalankan kapal di sungai.

Selama 3 hari 2 malam, saya menginap di hotel yang sudah dipindah di kapal kelotok tersebut.

Tujuan utama wisata di Tanjung Puting adalah menyusuri sungai Sekonyer untuk melihat Orang Utan Kalimantan, kera dan monyet serta keanekaragaman hayatinya yang sebagian besar hanya dijumpai di pulau Kalimantan.

Untuk kali ini saya akan bercerita mengenai fakta-fakta terkait salah satu monyet paling eyecatching dan melimpah disana yaitu Bekantan.

Bekantan Jantan Tanjung Puting
Close up Bekantan Jantan dari samping di pepohonan TN Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.

1. Ciri-ciri Bekantan

Bekantan in english adalah Proboscis Monkey.
Yup, dia adalah monyet bukan kera. Sangat mudah diketahui cirinya yang memiliki ekor panjang, sedang kera tidak.

Ciri-ciri bekantan adalah warna rambut tubuhnya cukup beragam mulai dari oranye cerah, coklat kemerahan, coklat kekuningan atau merah bata di bagian punggung (dorsal). Warna rambut di bagian dada hingga perut (ventral) antara lain abu-abu muda, kekuningan, atau keabu-abuan hingga oranye muda.
Dewasa memiliki wajah berwarna oranye-merah muda. Spesies ini memiliki area besar dari kulit kasar dan keras di kedua sisi pangkal ekor di pantat. kedua jenis kelamin terlihat hamil selamanya, karena perutnya terlalu besar dan menonjol.

Ciri untuk membedakan jantan dan betina sebagai berikut:
  • Jantan; panjang kepala hingga ekor sekitar 73-76 cm dengan berat tubuh sekitar 20 Kg, hidung besar dan panjang bisa menggantung di bawah mulutnya (bisa mencapai 10-18 cm). Penis berwarna merah dengan scrotum berwarna hitam. Di bagian tengkuk berwarna coklat gelap.
  • Betina; panjang kepala hingga ekor sekitar 61-64 cm dengan berat tubuh setengah dari jantan atau sekitar 10 Kg. Hidungnya untuk golongan primata berukuran besar namun jauh lebih kecil dibanding jantannya.

Dewasa Bekantan betina bersama anaknya.
Dewasa Bekantan betina bersama anaknya.

2. Nama lain

Selain nama Proboscis monkey, ada julukan lain yaitu Long-nosed monkey. Di Indonesia paling tidak ada dua sebutan lain yakni Bangkatan dan Monyet Belanda.

3. Endemik Kalimantan

Hanya bisa ditemukan atau hidup secara liar di pulau Kalimantan di tiga negara Brunai Darussalam, Malaysis dan Indonesia.

Habitatnya biasanya di dekat air, sungai dan lahan basah berupa hutan bakau, rawa, dan hutan pantai serta mudah dijumpai dipinggiran air atau sungai tempat ia mencari makan. Tidak ditemukan di atas ketinggian 200 mdpl dan jarang ditemui lebih dari 1 Km dari badan air.

Lha di kebun binatang ada bro?
Buset, tempat tinggal aslinya bro, itu mah pindahan alias transmigrasi.

4. Pendeskripsi Bekantan

Dikenalkan atau dideskripsikan pada dunia sains atau ilmu pengetahuan pada tahun 1787 oleh seorang botanis berkebangsaan Jerman dengan nama Friedrich von Wurmb.

Hebat ya, ahli tanaman tapi malah mengenalkan pada dunia tentang monyet berhidung ekstra mancung ini.

5. Arti Kata Ilmiah

Beliau menyematkan nama ilmiah Nasalis larvatus yang berarti dalam bahasa Indonesia (versi saya) adalah monyet yang bertopengkan hidung.
Atau silahkan artikan sendiri guys. Begini:

Nasalis: "a small muscle on each side of the nose that constricts the nasal aperture by the action of a triangular transverse portion which draws the lateral part of the aperture upward and a quadrangular alar portion which draws it downward "

larvatus: "masked".

6. Primata yang Pandai Berenang

Tidak seperti Orang Utan, walau hidupnya banyak dihabiskan diatas pohon (arboreal) dibandingkan didarat (terestrial) Bekantan pandai berenang di air untuk menyeberang dari tepian satu ke lainnya hingga 20 meter. Hal ini didukung dengan adanya selaput pada beberapa jari kaki mereka.

Lebih pandainya lagi, mereka memanfaatkan kapal kelotok yang berhenti untuk melompat ke sungai karena mereka tahu jika ada kapal kelotok lewat atau berhenti maka tidak ada buaya yang menunggu mereka di air atau sungai.

7. Misteri dibalik Hidung Panjang Bekantan.


Hidung yang besar dan panjang adalah tanda Bekantan jantan dan akan membesar seiring bertambahnya umur mereka.
Lalu jika ada yang paling besar diantara satu kelompok, itu menandakan dia adalah pemimpin kelompok tersebut atau biasa disebut dengan Alpha Male.

Mengutip phys.org selain tanda kepemimpinan hidung besar Bekantan memiliki fungsi lain seperti menarik lawan jenis. Ada kecenderungan hubungan ukuran hidung Bekantan jantan dengan jumlah pasangan betinanya atau harem.

Hidung besar dan panjang Bekantan jantan juga berpengaruh pada besar kecil resonansi suara yang dihasilkan serta kualitas pejantannya.

Selengkapnya silahkan baca disini.

8. Makanan Bekantan

Makanan Bekantan
Bekantan betina sedang makan buah yang ada di hutan Tanjung Puting.



Monyet ini dikategorikan sebagai folivore / frugivore (cenderung memakan daun dan buah) dengan persentase buah buahan (40.33%), dan bunga (2.97%) sebagai tambahan daun-daunan (51.94%), serangga dan kulit kayu (<1%) lalu yang tidak diketahui (4.68%).

Uniknya, Bekantan bisa makan malam sebanyak dua kali dalam semalam. Kok bisa?
Jadi ia adalah satu satunya primata yang mengunyah makanan lalu dimuntahkan untuk dimakan kembali.

Detailnya bisa ikuti link di https://www.newscientist.com/

9. Predator Bekantan

Sinyulong (False gharial) merupakan predator alami dari Bekantan. Saudara buaya ini akan memangsa Bekantan dewasa maupun anakan yang sedang di tanjuk bawah pepohonan atau berenang serta terjatuh ke sungai dari pohon tidur atau pohon makannya.

10. Monyet yang Terancam Punah

Menurut IUCN Red List, populasi Bekantan yang ada di Indonesia diperkirakan kurang dari 1.000 individu dewasa dan terus menurun akibat salah satunya kerusakan habitat aslinya.

So, jadi itu 10 fakta menarik tentang Bekantan si monyet hidung besar. Mari kita jaga kelestarian hidup mereka agar tidak punah dan anak cucu kita bisa melihat hewan unik dari pulau Kalimantan ini.

Semoga bermanfaat, Wassalam!

Contact Form

Name

Email *

Message *